Karawang, inspirasirakyat.id – Distribusi makanan bergizi (MBg) bagi sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Karawang mengalami kendala setelah salah satu Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG), yaitu SPPG Dawuan Tengah, menghentikan operasionalnya. Pengiriman MBg dari dapur ini dilaporkan sudah terhenti sejak sepekan lalu, tepatnya pada 8 Desember 2025.
Bahkan menurut informasi untuk minggu depan pihak SPPG terkonfirmasi tidak akan melakukan pengiriman MBpG.
Keputusan mendadak ini didapatkan dari beberapa sumber yang berhasil dihimpun oleh tim redaksi inspirasirakyat.id pada Minggu (14/12/2025).
Penghentian operasional dapur SPPG Dawuan Tengah diduga kuat karena pihak dapur belum menerima pembayaran dari pihak Badan Gizi Nasional (BGN).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai penyebab pasti keterlambatan pembayaran makanan yang telah didistribusikan sebelumnya. Pihak BGN sendiri belum berhasil dikonfirmasi oleh tim redaksi.
Peristiwa ini sontak menimbulkan reaksi negatif dan kekecewaan dari sejumlah orang tua siswa yang anaknya menjadi penerima manfaat di sekolah dasar yang berlokasi di Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek.
Seorang ibu berinisial S (30 tahun) mengungkapkan keheranannya, lantaran sekolah yang dilayani oleh dapur SPPG lain masih berjalan normal.
”Saya kecewa, kenapa sekolah dari dapur yang lain masih normal dikirim, sedangkan dari dapur SPPG ini kenapa tidak. Anak saya sudah senang biasanya dapat makanan di sekolah, ini tiba-tiba berhenti kirim, emang ada apa sih,” tanya S dengan nada heran.
Ia juga menambahkan kritik keras terhadap penyelenggaraan program ini.
”Ya kalau memang enggak mampu kirim, lebih baik ke SPPG lain. Ini kan dari anggaran pemerintah, harusnya merata,” tegasnya.
Sampai saat ini, tim redaksi inspirasirakyat.id masih berupaya melakukan konfirmasi dan mendapatkan penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait, khususnya pihak Badan Gizi Nasional (BGN), mengenai terhentinya layanan MBg dari SPPG Dawuan Tengah.(Red/ Hana Hardiana)