Dapur SPPG Waringinsari Langensari Jadi Contoh Dapur Gizi Standar Nasional di Kota Banjar

waktu baca 2 menit
Sabtu, 20 Jun 2026 13:46 0 48 ACEP FEBRI

BANJAR,Inspirasirakyat.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah SPPG Waringinsari, Langensari, Kota Banjar yang dikelola Yayasan Bakti Banyumili. Dapur ini kini menjadi model implementasi dapur gizi sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Terlihat dari papan nama di bagian depan Bangunan, SPPG ini resmi berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional Republik Indonesia. Identitas SPPG tercantum jelas: Waringinsari, Langensari, Kota Banjar, dengan ID SPPG JFVUOWSP. Bangunan dapur dicat biru-putih khas BGN, dilengkapi area bongkar muat tertutup dan kendaraan operasional berlogo “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi”.

“Keberadaan SPPG ini penting untuk memastikan makanan bergizi yang disalurkan ke sekolah, balita, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya diproduksi dalam kondisi higienis dan sesuai standar gizi nasional,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Standar nasional SPPG mencakup beberapa aspek utama:

1. Higienitas dan Keamanan Pangan: Area produksi terpisah, ventilasi memadai, dan penerapan SOP pengolahan makanan.
2. Keseimbangan Gizi: Menu disusun ahli gizi BGN agar memenuhi kebutuhan kalori, protein, vitamin, dan mineral sesuai kelompok penerima.
3. Distribusi Tepat Waktu: Kendaraan khusus SPPG digunakan untuk mengantar makanan dalam kondisi layak konsumsi ke titik-titik layanan.
4. Transparansi dan Akuntabilitas: Setiap SPPG memiliki identitas resmi dan terdata di sistem BGN untuk memudahkan monitoring.

SPPG Waringinsari Langensari melayani sejumlah sekolah dan posyandu di wilayah Langensari. Dengan kapasitas produksi yang memadai, dapur ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat di Kota Banjar.

Badan Gizi Nasional terus mendorong berdirinya SPPG di seluruh Indonesia sebagai ujung tombak program MBG. Keberadaan dapur seperti di Waringinsari ini diharapkan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam membangun infrastruktur pemenuhan gizi yang layak, bersih, dan akuntabel.

Dengan dapur SPPG berstandar nasional, target penurunan stunting dan peningkatan status gizi masyarakat, khususnya anak-anak, diharapkan bisa tercapai lebih cepat.

Acep Febri

Related Posts: