Ledakan Dahsyat Guncang Pemusnahan Amunisi di Garut, Belasan Orang Dilaporkan Tewas dan Terluka

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Mei 2025 12:08 0 454 admin

GARUT, inspirasirakyat.id – Sebuah ledakan mengguncang Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Ledakan tersebut terjadi saat proses pemusnahan amunisi tidak layak pakai sedang berlangsung.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Siliwangi, Kolonel Infanteri Mahmuddin Abdillah, membenarkan kejadian tersebut. “Ledakan itu memang benar terjadi,” ujarnya seperti dikutip dari tayangan Breaking News Kompas TV. Pihaknya saat ini tengah melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk mengidentifikasi kronologi dan penyebab pasti ledakan.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa jumlah korban mencapai 13 orang. Korban terdiri dari 4 anggota TNI dan 9 warga sipil. Seluruh korban saat ini telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk, Garut Selatan.

Kolonel Mahmuddin juga memastikan adanya korban jiwa dalam insiden tragis ini, baik dari kalangan sipil maupun anggota TNI. “Memang ada beberapa korban yang meninggal di tempat kejadian. Ada anggota TNI juga,” katanya. Namun, ia belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas para korban yang meninggal karena masih dalam proses penyelidikan.

Keberadaan warga sipil di area pemusnahan amunisi yang seharusnya steril juga menjadi sorotan. Berdasarkan laporan wartawan Kompas TV, Ridwan Mustofa, diduga kuat masyarakat mendekat ke lokasi untuk mengambil sisa-sisa material amunisi seperti selongsong peluru, pistol, dan kuningan yang dianggap memiliki nilai jual. Mereka mengira proses pemusnahan telah usai. Namun nahas, ledakan susulan terjadi saat warga mendekat, diduga berasal dari bahan peledak yang belum sepenuhnya meledak. Akibatnya, amunisi yang diambil warga tersebut justru meledak dan menyebabkan korban jiwa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, hanya mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan sedang menuju lokasi. “Kabid Humas membenarkan kejadian tersebut dan jumlah korban yang disampaikan oleh Pasi Intel. Update selanjutnya masih dikoordinasikan oleh Kapolres Garut,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Lokasi tempat terjadinya ledakan ini diketahui sudah beberapa kali digunakan untuk pemusnahan amunisi yang tidak layak pakai. Insiden ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai standar keamanan dalam proses pemusnahan amunisi dan pengawasan terhadap area steril di sekitarnya. Pihak berwenang diharapkan segera memberikan keterangan resmi dan melakukan investigasi menyeluruh terkait kejadian tragis ini. ( Red )

Related Posts: