Potensi Perang Dunia III Terbuka, India dan Pakistan Saling Serang, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban!

waktu baca 3 menit
Jumat, 9 Mei 2025 13:32 0 469 REDAKSI

Internasional, inspirasirakyat.id – Hubungan antara India dan Pakistan kembali memanas dan mencapai titik krusial. Dalam beberapa hari terakhir, kedua negara terlibat dalam serangkaian serangan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa di kalangan warga sipil. ( 09/05/2025)

Ketegangan yang meningkat tajam dalam sepekan terakhir ini mencapai puncaknya ketika India melancarkan serangan rudal ke wilayah Pakistan. Menurut laporan AFP pada Rabu (7/5/2025), pemerintah India mengklaim telah menyerang sembilan lokasi yang mereka sebut sebagai “serangan presisi terhadap kamp-kamp teroris” di wilayah Kashmir yang dikelola Pakistan. Aksi ini dilakukan beberapa hari setelah India menuduh Islamabad berada di balik serangan mematikan di wilayah sengketa Kashmir yang mereka kuasai.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Muhammad Asif, kepada AFP menyatakan bahwa serangan tersebut melukai tiga warga sipil dan menghantam setidaknya lima lokasi. “Kami telah mengonfirmasi laporan tiga warga sipil tewas, termasuk seorang anak,” ujarnya.

Sebagai respons terhadap serangan rudal India, Angkatan Udara Pakistan (PAF) mengklaim telah berhasil menembak jatuh lima jet tempur India. Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, membenarkan informasi ini dalam keterangannya kepada stasiun televisi lokal Geo TV pada Rabu (7/5) pagi waktu setempat.

“Angkatan Udara Pakistan telah menembak jatuh sedikitnya lima jet tempur India sebagai respons atas agresi lintas perbatasan oleh India baru-baru ini,” tegas Asif.

Juru bicara militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, menambahkan bahwa pasukan Pakistan berhasil menimbulkan berbagai kerusakan, baik di darat maupun udara. Sumber keamanan Pakistan menyebutkan bahwa jet-jet tempur India tersebut ditembak jatuh saat “berupaya menyerang Pakistan menggunakan wilayah udara India”.

Menurut sumber keamanan yang sama, lima jet tempur India yang ditembak jatuh terdiri dari tiga jet tempur jenis Rafale, satu jet tempur MiG-29, dan satu jet tempur SU-30.

Militer Pakistan juga melaporkan bahwa sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Neelum Jhelum yang berada di sisi perbatasan Kashmir yang dikuasainya mengalami kerusakan akibat serangan udara India pada Rabu (7/5) dini hari.

“India juga menargetkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Neelum Jhelum,” kata juru bicara militer Pakistan, Ahmed Sharif Chaudhry, seperti dikutip dari AFP. Ia menambahkan bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada sebagian struktur bendungan PLTA tersebut.

Lebih lanjut, militer Islamabad mengecam serangan yang dilancarkan New Delhi sebagai pelanggaran terhadap norma internasional dan hukum perang. “Norma internasional, hukum perang, dan adat istiadat apa yang mengizinkan hal ini — bahwa Anda menargetkan cadangan air, bendungan, dan struktur pembangkit listrik tenaga air milik negara lain?” tanya Chaudhry.

Jumlah korban tewas akibat rentetan serangan rudal India di beberapa wilayah Pakistan terus bertambah. Hingga saat ini, sedikitnya 26 orang dilaporkan tewas, termasuk dua anak-anak. Islamabad menegaskan bahwa seluruh korban tewas adalah warga sipil.

“Hingga saat ini, sedikitnya 26 warga sipil tidak bersalah telah menjadi martir dalam serangan tersebut,” ujar juru bicara militer Pakistan, Ahmed Sharif Chaudhry, dalam pernyataan terbarunya kepada AFP.

Selain korban tewas, Chaudhry juga menyebutkan bahwa sekitar 46 orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan-serangan tersebut. Sebelumnya, ia menyatakan bahwa militer India menargetkan enam lokasi terpisah di wilayah Pakistan dengan rentetan rudal, termasuk kota-kota Bahawalpur, Muridke, Bagh, Muzaffarabad, dan Kotli.

Dalam penjelasannya yang dilansir oleh The Guardian, Chaudhry mengungkapkan bahwa sekitar 13 orang tewas di area Ahmedpur Timur, distrik Bahawalpur. Para korban tewas diidentifikasi sebagai “dua anak perempuan berusia tiga tahun”, tujuh wanita, dan empat pria. Selain itu, 37 orang lainnya mengalami luka-luka di area Ahmedpur, terdiri dari sembilan wanita dan 28 pria.

Chaudhry juga melaporkan bahwa 13 orang lainnya tewas akibat serangan yang menghantam wilayah Kashmir yang dikuasai Islamabad. Kashmir sendiri merupakan wilayah sengketa yang baru-baru ini menjadi lokasi pembantaian 26 wisatawan, sebuah insiden yang memperburuk hubungan antara kedua negara.

Situasi terkini antara India dan Pakistan semakin menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan tersebut ( Red )

Sumber : Detik.com

Related Posts: