Warga Purwasari Karawang Protes Kesenjangan Pendidikan: Hanya Ada Satu SMP Negeri di Tengah Ribuan Lulusan SD, Anggota DPRD Pada Kemana ?

waktu baca 2 menit
Sabtu, 5 Jul 2025 04:37 0 755 REDAKSI

KARAWANG, inspirasirakyat.id – Warga Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, mempertanyakan keadilan pemerataan pendidikan di wilayah mereka. Pasalnya, program wajib belajar 9 tahun yang diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 dinilai jauh panggang dari api, terutama terkait pemerataan infrastruktur pendidikan. Kesenjangan fasilitas pendidikan ini sangat mencolok dibandingkan dengan kecamatan tetangga, seperti Cikampek dan Klari, yang memiliki rata-rata tiga SMP negeri, sementara Purwasari hanya memiliki satu SMP negeri.

Ketimpangan ini berdampak langsung pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2025. Dari 1.400 lulusan SD di Purwasari, SMPN 1 Purwasari hanya mampu menampung 360 siswa. Angka ini menyisakan lebih dari seribu lulusan SD yang harus mencari sekolah di luar kecamatan atau menunda pendidikan.

Sejumlah orang tua siswa yang anaknya gagal masuk SMP negeri di Purwasari mengungkapkan kekecewaan mereka. Salah satunya adalah Iwan (45), yang merasa sangat kesal dengan kondisi ini. “Sungguh tidak adil pemerataan infrastruktur pendidikan di Kabupaten Karawang. Ada apa masalah pemerintah Kabupaten Karawang dengan Kecamatan Purwasari? Padahal kan Kecamatan Purwasari sudah lama berdiri, kenapa di kami sekolah SMP negeri cuma satu sekolah? Kan aneh, padahal di kecamatan yang berdampingan rata-rata punya tiga sekolah SMP negeri,” keluh Iwan. ( 05/07/2025)

Ia menambahkan, “Sungguh tidak adil kompetisi pendidikan ini, padahal kami sama-sama bayar pajak. Kami kesulitan untuk memasukkan anak kami karena sekolah yang terbatas, apalagi jika dihitung jalur domisili terdekat, secara hitungan kuota sangat jomplang.

Kekecewaan warga tidak hanya berhenti pada pemerintah daerah, tetapi juga menyasar anggota DPRD yang terpilih dari wilayah Purwasari. Iwan menantang para wakil rakyat ini untuk lebih peka terhadap masalah pendidikan di daerah pemilihannya.

“Sok atuh anggota dewan ti Kecamatan Purwasari tong ngajedog wae, pan geus jelas iyeu aya ketimpangan fasilitas pendidikan, teu cara pas hayang dipilihna. Ayo buat pemilihmu tidak menyesal!” ujar Iwan dengan nada geram, menyindir janji-janji kampanye yang dinilai hanya manis di awal.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang belum memberikan tanggapan terkait protes dan masalah pemerataan pendidikan di Kecamatan Purwasari ini. Diharapkan ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengatasi kesenjangan ini demi masa depan pendidikan anak-anak Purwasari. ( Red )

Related Posts: