Internasional, inspirasirakyat.id – Insiden tragis kembali mewarnai Tepi Barat setelah seorang wanita Palestina dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan Israel di wilayah dekat Salfit. Informasi yang dihimpun pada Rabu (9/4/2025) menyebutkan bahwa Tel Aviv mengklaim wanita berusia 30 tahun tersebut terlibat dalam percobaan serangan penikaman di area itu.(09/04/2025)
Kementerian Kesehatan Palestina, melalui laporan AFP dan Al Arabiya, mengidentifikasi korban sebagai Amana Ibrahim Mohammed Yaqub, seorang wanita berusia 30 tahun. Disebutkan bahwa Amana menjadi korban penembakan oleh pasukan Israel di dekat Salfit, yang berlokasi dekat Nablus, pada Selasa (8/4) waktu setempat.
Dalam pernyataan terpisah, pihak militer Israel menyatakan bahwa pasukannya telah berhasil melumpuhkan seorang individu yang mereka sebut sebagai “teroris” yang berupaya menyerang personel militer di Tepi Barat.
“Pasukan kami berhasil melumpuhkan seorang teroris yang melakukan pelemparan batu dan berupaya melakukan penikaman terhadap tentara di sekitar persimpangan Gitai Avisar,” demikian bunyi pernyataan militer Israel. Lokasi Gitai Avisar diketahui berdekatan dengan desa Hares di Tepi Barat.
Seorang jurnalis AFP yang berada di lokasi kejadian mengonfirmasi melihat jenazah Amana tergeletak di sisi jalan. Sementara itu, rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan jenazah seorang wanita tertutup selimut, dikelilingi oleh sejumlah tentara.
Wali kota setempat, Ahmed Abu Safiyeh, mengungkapkan kepada AFP bahwa Amana adalah seorang pengacara dan seorang ibu dari tiga orang anak yang berasal dari wilayah Biddya.
Area di sekitar Salfit, tempat terjadinya penembakan, dikenal sebagai wilayah dengan kepadatan permukiman Yahudi, termasuk di sekitar kota Ariel.
Sejak eskalasi konflik di Jalur Gaza pada Oktober 2023, gelombang kekerasan di Tepi Barat menunjukkan peningkatan yang signifikan. Data dari Kementerian Kesehatan Palestina mencatat bahwa sedikitnya 918 warga Palestina telah kehilangan nyawa akibat tindakan pasukan Israel dan pemukim Yahudi di wilayah tersebut.
Di sisi lain, otoritas Israel melaporkan bahwa setidaknya 33 warga mereka, termasuk anggota militer, tewas dalam serangkaian serangan dan bentrokan dengan warga Palestina selama periode yang sama di Tepi.(Red/RT)