Karawang, Inspirasi Rakyat.id – Desas-desus mengenai praktik “uang pelicin” untuk dapat bekerja di PT. Indo Spray Pancawati yang berlokasi di Desa Pancawati, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, telah menjadi perbincangan hangat di kalangan warga setempat. Informasi ini mencuat setelah tim redaksi Inspirasi Rakyat melakukan penelusuran dan mewawancarai sejumlah narasumber. ( 18/05/2025)
Salah seorang narasumber dengan inisial “A”, seorang pemuda Desa Pancawati, memberikan pengakuan yang mengejutkan. Ia menyatakan pernah bekerja selama tiga bulan di PT. Indo Spray dan telah keluar tiga bulan lalu. Menurut penuturannya, ia dimintai uang sebesar Rp 1.800.000 (satu juta delapan ratus ribu rupiah) dengan dalih sebagai “uang stempel desa” agar dapat diterima bekerja di perusahaan tersebut. “A” juga mengaku telah menyerahkan uang tersebut langsung kepada pihak desa Pancawati.
Namun, pernyataan “A” ini dibantah keras oleh Kepala Desa Pancawati, Juhana. Saat dikonfirmasi oleh tim redaksi Inspirasi Rakyat, Juhana menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta apalagi menerima uang administrasi terkait lamaran pekerjaan, baik sebelum maupun setelah pelamar diterima menjadi karyawan di PT. Indo Spray Pancawati. “Wa Alaikum salam, saya belum pernah menerima apalagi meminta untuk uang administrasi terkait lamaran pekerjaan baik sebelum maupun setelah diterima menjadi karyawan,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT. Indo Spray Pancawati belum berhasil dimintai keterangan terkait dugaan praktik permainan uang ini. Ketidakjelasan dari pihak perusahaan tentu menambah tanda tanya besar di benak masyarakat, terutama warga Desa Pancawati.
Kontradiksi antara pengakuan narasumber dan bantahan dari kepala desa ini semakin memperkeruh suasana dan menimbulkan spekulasi di kalangan warga. Masyarakat berharap agar kebenaran terkait isu ini dapat segera terungkap.
Tim redaksi Inspirasi Rakyat akan terus berupaya untuk mendapatkan klarifikasi dari pihak PT. Indo Spray Pancawati dan akan terus memantau perkembangan kasus dugaan permainan uang yang meresahkan warga Desa Pancawati ini. (Red )