Investigasi: Aroma Amis di Balik Izin Kandang Ayam Payungsari, Siapa Bermain di Balik OSS?

waktu baca 2 menit
Jumat, 15 Mei 2026 10:01 0 14 Teguh Brawijaya

PEDES, KARAWANG, Inspirasirakyat.id//– Tim investigasi kini mulai membidik dugaan skandal perizinan di balik berdirinya kandang ayam raksasa di Desa Payungsari, Kecamatan Pedes. Bukan sekadar masalah bau kotoran, proyek ini diduga kuat berdiri di atas “tanah terlarang”—Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B)—yang secara hukum haram untuk diganggu gugat.(14/5/2026)

Kejanggalan Digital,Manipulasi Titik Koordinat?

Fokus penelusuran tim kini tertuju pada proses terbitnya Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS). Muncul indikasi kuat adanya “sulap koordinat” dalam input data.

“Sistem OSS itu pintar, tapi dia hanya membaca apa yang diinput. Jika koordinat lahan subur sengaja digeser ke zona industri dalam sistem, maka izin otomatis keluar. Inilah yang kami duga sebagai pintu masuk ‘mafia lahan’ di Karawang,” ungkap sumber internal yang memantau alur perizinan.

Dinas Terkait Diminta Jangan “Tidur

Publik kini menagih keberanian Dinas Penanaman Modal dan PTSP serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang. Apakah mereka akan membiarkan sistem digital dikelabui, atau berani melakukan Audit Investigatif ke lapangan?

Jika dinas hanya berpangku tangan di balik meja, maka kecurigaan warga soal adanya “upeti perizinan” atau praktik “main mata” dengan oknum birokrasi akan semakin liar dan tak terbendung.
Ancaman Pidana: Bukan Gertak Sambal
Berdasarkan Pasal 72 UU No. 41 Tahun 2009, siapa pun yang dengan sengaja mengalihfungsikan lahan LP2B terancam pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda miliaran rupiah. Jeratan ini tidak hanya mengintai pengusaha, tapi juga pejabat pemerintah yang memuluskan jalan pelanggaran tersebut.

Saat ini, tim sedang mengumpulkan bukti-bukti dokumen lingkungan dan memverifikasi peta RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) terbaru untuk membandingkannya dengan izin yang dikantongi pengusahan.

“Kami tidak akan berhenti di permukaan. Jika ada keterlibatan oknum dinas yang sengaja ‘meloloskan’ proyek ini demi keuntungan pribadi, kami pastikan fakta itu akan terbuka terang benderang,” tegas tim investigasi.
Teguh Brawijaya

Related Posts: