Uya Kuya Bongkar Horor Perundungan Dokter Spesialis: Dipaksa Kayak Tentara Sampai Tebus Pesta Senior Setengah Miliar!

waktu baca 2 menit
Rabu, 30 Apr 2025 01:23 0 301 admin

Jakarta, inspirasirakyat.id – Dunia pendidikan dokter spesialis kembali tercoreng! Anggota DPR RI Uya Kuya blak-blakan membongkar praktik perundungan sadis yang dialami calon dokter spesialis. Dalam rapat kerja dengan Menteri Kesehatan kemarin (29/4), Uya mengungkap dua kasus mengerikan yang terjadi di dua rumah sakit ternama.(30/04/2025)

Bayangkan, seorang mantan dokter PPDS orthopedi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Wildan Ahmad Furkon, sampai trauma dan mundur dari cita-citanya jadi dokter spesialis gara-gara seniornya! Uya membeberkan, Wildan dipaksa berdiri satu kaki berjam-jam tiap malam, disuruh push-up, jalan jongkok, merangkak, bahkan mengangkat kursi lipat sambil berdiri selama satu jam penuh.

Nggak cuma fisik, Wildan juga diperas habis-habisan! Uang nyaris setengah miliar rupiah melayang dari kantongnya hanya untuk membiayai gaya hidup mewah para senior. “Disuruh bayarin servis mobil senior, disuruh bayarin clubbing, dan biaya entertain yang dikeluarkan dari seorang Wildan ini sampai 500 juta untuk tiga semester,” ungkap Uya dengan nada geram.

Parahnya lagi, saat istrinya melahirkan dan Wildan izin pulang, ia malah dihukum sebulan penuh menginap di rumah sakit tanpa boleh ke mana-mana. Kekerasan fisik pun tak terhindarkan. “Sampai rumah sakit didorong, di toilet, ditampar, dipukul,” lanjut Uya. Mirisnya, meski sudah speak up, Wildan merasa belum ada tindakan berarti dari pihak rumah sakit maupun kampus.

Kasus serupa juga terjadi di PPDS Orthopedi Universitas Gadjah Mada (UGM). Dokter PPDS bernama Marcel juga mengalami kekerasan fisik yang membuatnya memilih mundur. Uya mengungkapkan, Marcel dilempari botol, dipukul, ditampar, bahkan dipersekusi beramai-ramai di ruangan sempit atas perintah senior. Ironisnya, salah satu pelaku pemukulan disebut-sebut adalah menantu dari seorang petinggi kampus.

Dua kasus ini jelas menambah daftar panjang dugaan perundungan di lingkungan PPDS. Uya Kuya pun mendesak Menteri Kesehatan untuk bertindak tegas dan memastikan kejadian serupa tidak terulang lagi. ( Red )

Sumber : CNN

Related Posts: