CIAMIS,inspirasirakyat.id– Esensi dari ibadah kurban tidak melulu soal menyembelih hewan ternak, melainkan tentang bagaimana merekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui aksi nyata membantu sesama. Prinsip mulia inilah yang dipegang teguh oleh H. Wahyu, pemilik (owner) dari usaha Durian Kujang 29/05/2026.
Dalam momentum Jumat Berkah sekaligus menyambut Hari Raya Idul Adha, ia kembali menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga yang sedang mengalami kesulitan hidup.
Aksi blusukan kemanusiaan kali ini menyasar kediaman Tuti, seorang warga yang tinggal di kawasan Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Kondisi keluarga Tuti terbilang sangat memprihatinkan; rumah tinggalnya kini sudah dalam keadaan rusak berat dan nyaris hancur. Ditambah lagi, ia harus merawat seorang bayi yang baru berusia satu bulan serta anak balita berumur dua tahun, sementara penghasilan sang suami hanya cukup untuk sekadar menyambung makan sehari-hari.
”Bagi saya, kurban itu berasal dari kata qaruba-yaqrabu-qurbanan, yang berarti mendekatkan diri kepada Tuhan semesta alam. Jika orang lain memilih bersedekah dengan daging hewan kurban, saya mencoba melengkapinya dengan cara saya sendiri. Karena kalau semua menyumbang daging, warga tentu tetap butuh beras, garam, gula, hingga susu untuk anak-anak mereka,” ujar H. Wahyu saat memberikan keterangan kepada awak media.
H. Wahyu menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah aksi musiman, melainkan bagian dari rutinitas mingguan yang lahir dari rasa kemanusiaan dan jiwa sosial yang mendalam. Melalui gerakan konsisten setiap seminggu sekali, ia berharap dapat meringankan beban dapur masyarakat kurang mampu, khususnya di wilayah Kabupaten Ciamis.
Melihat langsung kondisi rumah Tuti yang sudah hancur—baik dari area dapur, kamar tidur, hingga bagian depan rumah H. Wahyu mengaku sangat terenyuh. Terlebih, ada bayi suci yang baru lahir di bawah atap rumah yang tidak lagi layak dan aman tersebut.
Ketukan Pintu Hati Pemkab Ciamis dan Baznas
Melalui momentum ini, H. Wahyu juga menyampaikan pesan terbuka dan harapan yang besar kepada para pemangku kebijakan di Kabupaten Ciamis. Ia meminta perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, khususnya Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, untuk segera turun tangan membantu perbaikan rumah Ibu Tuti.
Tidak hanya kepada pemerintah daerah, ia juga mengetuk pintu hati Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis selaku lembaga penampung dan penyalur dana umat agar memprioritaskan bantuan kedaruratan bagi keluarga tersebut.
”Saya memohon dengan sangat kepada penguasa di Kabupaten Ciamis, wabil khusus kepada Bapak Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya, serta dinas terkait dan juga Baznas. Mohon Ibu Tuti yang beralamat di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Ciamis ini diprioritaskan. Faktanya, rumah beliau memang sudah hancur dan sangat membutuhkan uluran tangan kita bersama,” pungkas H. Wahyu.
Aksi nyata yang dilakukan oleh Owner Durian Kujang ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi para agniya (orang kaya) dan pihak-pihak lainnya untuk lebih peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar, sehingga tidak ada lagi warga Ciamis yang luput dari perhatian dan bantuan.
Acepfebri