Skandal Catering di PT. Nipro: Hilangnya Santunan Yatim-Dhuafa Picu Gejolak 3 Dusun di Ciampel

waktu baca 2 menit
Rabu, 12 Agu 2026 14:09 0 596 Teguh Brawijaya

KARAWANG, inspirasirakyat.id – Aliansi warga dari dua desa, yakni Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, menyatakan mosi tidak percaya terhadap vendor catering yang beroperasi di PT. Nipro Indonesia Jaya.

Kekecewaan kolektif tersebut disuarakan oleh warga yang mewakili tiga dusun di lingkar perusahaan, yaitu Dusun Cidampa, Dusun Ciparay, dan Dusun Mekarmukti. Mereka melayangkan pernyataan sikap resmi kepada manajemen PT. Nipro Indonesia Jaya pada Senin, 10 Agustus 2020.

Dalam surat pernyataan yang dibubuhi tanda tangan warga tersebut, warga menilai pengelola catering yang baru sama sekali tidak memiliki itikad baik dan telah mencederai rasa keadilan masyarakat lokal.

“Kami menilai pengelola catering tersebut tidak memiliki itikad baik terhadap lingkungan sekitar dan mengabaikan keadilan lokal serta Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan. Sehingga mengakibatkan ketidakharmonisan antara warga masyarakat lingkungan sekitar dengan pengusaha catering,” tulis warga dalam dokumen pernyataannya.

Kekecewaan warga dari tiga dusun ini bukan tanpa alasan. Pemicunya adalah hilangnya program bantuan sosial rutin bulanan untuk anak yatim piatu dan dhuafa yang selama ini menjadi kebanggaan warga.

Menurut warga Cidampa, Ciparay dan Mekarmukti, program tersebut telah berjalan lebih dari 3 tahun tanpa pernah putus di era pengelola catering sebelumnya. Pengelola lama tersebut merupakan pengusaha lokal binaan yang direferensikan langsung oleh Tokoh Pemuda Ciampel sekaligus Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Ciampel, Karman Suryadi (Toed).

Namun, sejak terjadi pergantian vendor catering di PT. Nipro Indonesia Jaya, program mulia tersebut terputus total tanpa kejelasan.

Atas kondisi tersebut, warga dari Dusun Cidampa, Ciparay dan Mekarmukti yang mengatasnamakan warga Desa Kutamekar dan Desa Kutanegara menyampaikan dua tuntutan tegas:

1. Mendesak manajemen PT. Nipro Indonesia Jaya untuk segera mengganti vendor catering yang saat ini bermitra.

2. Meminta agar perusahaan menerima kembali perusahaan catering yang telah disepakati dan direkomendasikan oleh Karman Suryana selaku perwakilan tokoh masyarakat lingkungan.

Warga menilai hanya dengan vendor yang peduli lingkungan lah sinergi perusahaan dan masyarakat bisa kembali harmonis, serta program bantuan sosial bulanan bisa dipulihkan demi terciptanya kesejahteraan sosial yang berkeadilan di sekitar perusahaan.

Pernyataan sikap bersama ini telah ditandatangani oleh puluhan perwakilan warga dari Dusun Mekar Mukti, Cidampa, dan Ciparay RT 001/RW 001 sebagai bentuk keseriusan.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen PT. Nipro Indonesia Jaya belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dari warga tiga dusun tersebut.

Dede Suwarno

Related Posts: