Karawang Terapkan Pendekatan Holistik dalam Pembentukan Karakter Siswa Melalui Penguatan Kegiatan Keagamaan dan Disiplin

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Mei 2025 01:38 0 409 REDAKSI

KARAWANG, inspirasirakyat.id – Sebuah terobosan kebijakan inovatif diterapkan di Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati Aep Syaepuloh dalam upaya strategis membentuk karakter unggul pada generasi muda. Alih-alih mengikuti tren penanganan siswa bermasalah melalui pendekatan fisik, Bupati Aep memilih jalur penguatan nilai-nilai keagamaan dan penanaman disiplin yang terstruktur di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)/Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.(07/05/2025)

Kebijakan visioner ini secara resmi tertuang dalam Instruksi Bupati Nomor 188-342/1077/Kesra/2025 yang ditandatangani pada tanggal 5 Mei 2025. Instruksi tersebut mengamanatkan implementasi kegiatan kerohanian secara rutin setiap pagi di lingkungan sekolah. Kegiatan ini meliputi pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah, internalisasi Asmaul Husna, serta hafalan sejumlah surah pilihan dari Al-Qur’an.

Lebih lanjut, instruksi ini juga mewajibkan seluruh siswa untuk melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah di awal waktu sebagai wujud ketaatan dan kedisiplinan spiritual. Selain itu, kegiatan senam pagi akan menjadi rutinitas harian sebelum dimulainya proses belajar mengajar, sebagai upaya menjaga kebugaran fisik dan menanamkan semangat kebersamaan.

Secara khusus, setiap hari Jum’at akan didedikasikan untuk program “Jumat Bersih” (Jumsih), di mana para siswa secara aktif terlibat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah mereka. Upaya pelestarian budaya lokal juga diintegrasikan melalui pengenalan dan praktik olahraga tradisional yang dipadukan dengan kurikulum pendidikan jasmani.

Menanggapi implementasi kebijakan ini, Wawan, seorang tokoh masyarakat setempat, menyampaikan apresiasinya. “Melalui instruksi yang komprehensif ini, bukan hanya siswa yang memiliki tantangan perilaku yang akan mendapatkan pembinaan. Seluruh peserta didik akan memperoleh kesempatan yang sama dalam pengembangan karakter positif yang esensial bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Kebijakan Bupati Aep Syaepuloh ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi daerah lain dalam merancang pendekatan pendidikan karakter yang holistik, humanis, dan berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.(Red/D.S)

Related Posts: