Banten, inspirasirakyat.id – Gelombang kejut menerpa Kota Baja! Seorang siswi SMK berusia 16 tahun, NY, yang menjadi korban penusukan brutal awal April lalu, dikabarkan mendapat ‘pesan khusus’ untuk bungkam. (14/04/2025)
Pengakuan NY yang menyebut didatangi seorang pria mengaku polisi dan memintanya tak bicara ke pengacara atau media, sontak memantik api kontroversi.
Korban penusukan oleh NM (26), yang kini sudah mendekam di balik jeruji besi usai diringkus Unit Resmob Polres Cilegon, mengungkapkan pengalaman mengejutkan ini kepada Radar Banten. Permintaan untuk diam itu, dengan dalih kasus sudah ditangani, langsung memicu spekulasi adanya upaya pembungkaman terhadap korban.
Tak tinggal diam,
Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Hardi Meidikson Samula, dengan tegas membantah tudingan miring tersebut. “Kami menjamin hak korban sepenuhnya, termasuk kebebasan untuk berbicara dengan siapapun, baik pengacara maupun media.
Tidak ada perintah sedikit pun dari kami untuk melarang korban menyampaikan keterangannya,” tandas AKP Hardi kepada awak media, berusaha meredam kegaduhan yang muncul.
Sementara penyidikan terhadap tersangka NM terus bergulir, desakan agar korban mendapatkan pendampingan psikologis dan perlindungan hukum yang optimal semakin kencang disuarakan oleh publik dan para pegiat perlindungan anak.
Kasus ini menjadi sorotan tajam, menggarisbawahi pentingnya transparansi dan perlindungan hak korban dalam proses penegakan hukum.(Red)
Sumber : Update Nusantara