RENGASDENGKLOK,Inspirasirakyat.id// Sebuah insiden memprihatinkan menimpa seorang anak sekolah tingkat pertama berusia sekitar 15 tahun yang dilaporkan tenggelam di sekitar Jembatan KW 15 Cikangkung Kemiri, Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok,Kabupaten Karawang. Namun, hingga hampir 4 jam pasca-kejadian, keberadaan Tim SAR maupun pihak pemerintah desa dan kecamatan setempat dinilai masih belum jelas penanganannya.
Berdasarkan keterangan dari tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar lokasi, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Diduga, dua anak laki-laki dengan inisial A dan B sengaja mandi atau berenang di aliran irigasi tersebut. Malang, dari kedua anak tersebut, hanya satu yang berhasil selamat, sementara satu anak lainnya tenggelam dan hingga saat ini belum ditemukan.(26/6/2026)
Warga Kecewa, Anggap Pemerintah Lambat Merespons.
Kondisi di sekitar pinggiran irigasi saat ini dipadati oleh kerumunan masyarakat yang panik dan ingin melihat proses pencarian. Sayangnya, lambatnya respons dari pihak berwenang memicu kekecewaan mendalam dari tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya.
”Ini tuh masalah nyawa, bukan masalah orang hajatan! Kerumunan masyarakat sudah banyak di pinggir irigasi, jelas ini harus ada yang mengatur. Tapi sampai saat ini, upaya dan kehadiran pemerintah (Pemdes Rengasdengklok Utara dan pihak Kecamatan) belum kelihatan juntrungannya,” cetus tokoh masyarakat tersebut dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berupaya melakukan pencarian dengan alat seadanya di tengah minimnya koordinasi dari pihak berwenang. Warga berharap Basarnas, BPBD, serta aparat kecamatan segera turun ke lokasi sebelum hari semakin gelap.
Teguh Brawijaya