Gaza, inspirasirakyat.id_Di tengah suasana Idul Fitri yang seharusnya penuh sukacita, warga Gaza justru dilanda duka mendalam. Serangan militer Israel yang intensif terus mengguncang wilayah tersebut, memaksa ribuan warga sipil untuk mengungsi di tengah perayaan hari raya.(01-04-2025)
Pada hari kedua Idul Fitri (31 Maret 2025), serangan Israel meningkat secara signifikan, terutama di kota Khan Younis. Al-Jazeera melaporkan bahwa sedikitnya tujuh rumah keluarga Palestina hancur akibat serangan udara, menyebabkan korban jiwa dan luka-luka. Seorang saksi mata menggambarkan situasi di rumah sakit Nasser, Khan Younis, yang dipenuhi jenazah anak-anak dan warga sipil.
Perintah evakuasi massal dikeluarkan oleh militer Israel, memaksa warga di sebagian besar wilayah Rafah dan sekitarnya untuk mengungsi ke al-Mawasi. Radio Angkatan Darat Israel menyebut evakuasi ini sebagai yang terbesar sejak eskalasi konflik pada 18 Maret 2025.
“Kami tidak tahu ke mana harus pergi. Rumah kami hancur, dan tidak ada tempat yang aman di Gaza,” ujar seorang pengungsi dari Rafah, dengan nada putus asa.
Konflik yang kembali memanas sejak berakhirnya gencatan senjata pada Januari 2025 ini telah merenggut lebih dari 50.000 nyawa warga Gaza, melukai ratusan ribu lainnya, dan menyebabkan jutaan orang kehilangan tempat tinggal. Serangan terbaru ini menambah panjang daftar penderitaan warga sipil yang terjebak dalam pusaran konflik.
Komunitas internasional terus menyerukan diakhirinya kekerasan dan mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk kembali ke meja perundingan. Namun, di lapangan, eskalasi militer terus berlanjut, membawa duka dan kehancuran di hari yang seharusnya penuh dengan kebahagiaan.(Red/R.T)