Saepudin Permana dan Hj. Euis Suyeti Kompak Kawal Pemilihan BPD Mekarjaya, Warga Antusias

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Agu 2026 08:12 0 40 Teguh Brawijaya

KARAWANG, Inspirasirakyat.id – Semangat demokrasi di tingkat akar rumput kembali ditunjukkan di Desa Mekarjaya, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang. Kepala Desa Mekarjaya, Hj. Euis Suyeti, hadir dan membuka langsung Musyawarah Keterwakilan Wilayah untuk pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa [BPD] periode mendatang.

Musyawarah untuk Wilayah Satu Dusun Kerajaan tersebut digelar di Posyandu Cempaka Dua, Dusun Kerajaan RT 02 / RW 02, Desa Mekarjaya, pada Senin [18/08/2025].

Acara berlangsung khidmat dan demokratis dengan menghadirkan tiga calon anggota BPD dari keterwakilan wilayah setempat, yakni Asep Candra, Rohmat, dan Supriyatna. Ketiganya bersaing secara sehat untuk merebut kepercayaan warga Dusun Kerajaan untuk duduk sebagai wakil rakyat di lembaga desa.

Turut hadir memberikan dukungan dan memantau jalannya musyawarah, anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Daerah Pemilihan 6 Fraksi Amanat Golkar, Bapak Saepudin Permana. Kehadiran wakil rakyat dari tingkat kabupaten ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah desa dan legislatif dalam mengawal proses demokrasi desa.[Dapil]

Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala Desa Mekarjaya Hj. Euis Suyeti menegaskan bahwa BPD memiliki peran yang sangat vital sebagai mitra strategis kepala desa.

BPD adalah mitra kerja pemerintah desa. Bukan lawan, tapi mitra untuk membangun. Saya berharap siapapun nanti yang terpilih dari Dusun Kerajaan ini adalah figur yang amanah, yang mau mendengarkan aspirasi warganya, dan mau bekerja bersama-sama untuk kemajuan Desa Mekarjaya,” ujar Hj. Euis Suyeti di hadapan warga dan tokoh masyarakat yang hadir.

Ia juga menekankan pentingnya musyawarah keterwakilan wilayah ini sebagai wujud pelaksanaan Undang-Undang Desa yang menjamin keterwakilan setiap dusun memiliki suara di pemerintahan desa.

“Musyawarah ini adalah cerminan demokrasi kita. Saya minta jalannya harus jujur, adil, dan transparan. Tidak ada intervensi. Biarkan warga Dusun Kerajaan yang menentukan siapa yang paling layak mewakili mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Saepudin Permana dari Fraksi Amanat Golkar mengapresiasi pelaksanaan musyawarah yang berjalan tertib dan partisipatif. Menurutnya, pengisian BPD melalui mekanisme musyawarah wilayah adalah langkah tepat untuk memastikan pemerataan pembangunan.

Selamat bermusyawarah untuk warga Dusun Kerajaan. Pilih yang terbaik, yang punya komitmen dan waktu untuk mengabdi. BPD yang kuat akan melahirkan kebijakan desa yang kuat pula,” ungkapnya.

Acara musyawarah dilanjutkan dengan pemaparan visi-misi singkat dari ketiga calon dan proses pemilihan yang dilakukan secara musyawarah mufakat oleh perwakilan warga Dusun Kerajaan.

Deblo

Related Posts: