CIAMIS, Inspirasirakyat.id– Di tengah gegap gempita Milangkala Ciamis ke-384, sebuah potret pilu tertangkap di Desa Imbanagara Raya, rt 02 rw 10 Kecamatan Ciamis, H. Wahyu, owner Durian Kujang yang dikenal sebagai pengusaha dermawan, tak kuasa menahan haru saat mendatangi langsung rumah salah seorang warga yang kondisinya jauh dari kata layak,10/06/2026.
Rumah berdinding bilik bambu dengan lantai semen yang sudah retak itu dihuni oleh Ibu wiwi bersama anaknya, yani, yang menderita sakit menahun. Di dalam ruangan sempit dan minim pencahayaan, yani hanya bisa terbaring lemah di atas tikar tipis beralaskan kasur lusuh. Atap bocor, dinding rapuh, dan sirkulasi udara yang buruk membuat rumah itu terasa pengap.
Doa dan Bantuan di Tengah Bilik Sempit
Dalam kunjungan kemanusiaan tersebut, H. Wahyu terlihat bersimpuh di lantai. Dengan tangan menengadah, ia memanjatkan doa khusus untuk kesembuhan yani. H. wahyu juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan sembako kebutuhan pokok kepada keluarga tersebut.
“Saya dapat laporan dari warga, katanya ada saudara kita di Imbanagara yang kondisinya sangat memprihatinkan. Anaknya sakit, rumahnya juga sudah tidak layak. Hati saya tergerak untuk datang langsung,” ujar H. Wahyu dengan menyerahkan bantuan.
Bertahan di Tengah Keterbatasan
Kepada awak media, Ibu wiwi bercerita bahwa ia dan anaknya sudah menempati rumah itu sudah lama. Suaminya telah lama meninggal dunia, dan sejak yani sakit, Ibu wiwi tidak bisa bekerja tetap.
“Kalau hujan, kami tidak bisa tidur Pak. Air masuk dari mana-mana. Ember sudah disiapkan di setiap sudut. Yang paling saya khawatirkan anak saya, kedinginan,” tutur Ibu wiwi sambil menyeka air mata.
Momentum Milangkala: Jangan Lupakan Warga Kecil
H. Wahyu menegaskan, kunjungannya ini adalah bagian dari rasa syukur sekaligus pengingat di momen Milangkala Ciamis. Menurutnya, perayaan hari jadi ke-384 Kabupaten Ciamis dengan tema “Ciamis Manjing Dinajeng” harus benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga kecil di pelosok.
“Milangkala ini bukan hanya pesta kembang api dan pawai. Ini momentum kita untuk melihat ke bawah. Masih banyak saudara kita yang butuh uluran tangan. Ciamis yang maju adalah Ciamis yang tidak meninggalkan warganya,” tegas H. Wahyu.
Pemerintah Setempat Akan Tindak Lanjuti
Agus Rw Imbanagara Raya saat dikonfirmasi membenarkan kondisi warganya tersebut. Pihaknya mengaku sudah mendata rumah Ibu wiwi sebagai calon penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari pemerintah.
“Data Ibu wiwi diusahakan masuk. Kami akan percepat proses verifikasi agar bisa segera ditangani tahun ini. Kami juga sangat berterima kasih kepada Pak H. Wahyu dan para dermawan yang sudah peduli,” jelasnya.
Kunjungan H. Wahyu Owner Durian Kujang ini menjadi tamparan sekaligus pengingat. Di usia Ciamis yang ke-384, pekerjaan rumah untuk mengentaskan kemiskinan dan menghadirkan hunian layak masih menjadi tugas bersama. Doa yang dipanjatkan di rumah bilik Imbanagara Raya itu semoga menjadi awal dari harapan baru bagi Ibu wiwi dan yani
Acepfebri