Mahasiswa dan Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Unjuk Rasa Tolak Pengesahan RUU TNI Hari Ini

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Mar 2025 03:24 0 307 REDAKSI

Jakarta,inspirasirakyat.id, (20/3/2025)_ Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Kamis (20/3/2025), untuk menolak pengesahan Revisi Undang-undang TNI (RUU TNI).

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap proses pengesahan RUU TNI yang dinilai terburu-buru dan mengabaikan aspirasi masyarakat.
Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan
Koordinator Media BEM SI, Anas Robbani, memperkirakan sekitar 1.000 mahasiswa akan turun ke jalan. Massa aksi memulai titik kumpul di Senayan Park atau TVRI sebelum bergerak menuju Gedung DPR RI

“Sebagian langsung ke DPR, sebagian kumpul dulu di Senayan Park atau TVRI,” ujar Anas.
Pengesahan RUU TNI Dinilai ‘Ugal-ugalan’

Koordinator Pusat BEM SI, Satria Naufal, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap pengesahan RUU TNI yang dinilai “ugal-ugalan”.

“BEM SI Kerakyatan bersama Koalisi Masyarakat Sipil melihat bahwa gejolak penolakan terhadap produk hukum ini begitu besar, namun DPR RI masih melakukan proses pengesahan secara ugal-ugalan khususnya dilanjut pada tingkat 2 Sidang Paripurna,” tegas Satria.

DPR Mengklaim Tidak Ada Perdebatan
Wakil Ketua Komisi I DPR Fraksi Golkar, Dave Laksono, mengklaim bahwa tidak ada lagi perdebatan mengenai RUU TNI. Menurutnya, seluruh fraksi di Komisi I DPR telah sepakat membawa RUU TNI ke rapat paripurna.

“Jadi sebenarnya tidak ada lagi perdebatan,” ucap Dave.
Dave juga berpendapat bahwa perubahan pada UU TNI justru membatasi keluarnya TNI dari fungsi utamanya dan memastikan supremasi sipil tetap berjalan.

Aksi Unjuk Rasa Tetap Berlangsung
Meskipun DPR mengklaim tidak ada perdebatan, aksi unjuk rasa dari mahasiswa dan Koalisi Masyarakat Sipil tetap berlangsung. Mereka mendesak DPR untuk membatalkan pengesahan RUU TNI. ( Red )

Sumber : Kompas.com

Related Posts: