Gaya Wanita Tangguh dan Humanis: Kapolsek Iis Puspita Redam Demo Panas di Karawang dengan Negosiasi Damai

waktu baca 2 menit
Selasa, 2 Des 2025 23:26 0 270 REDAKSI

KARAWANG,inspirasirakyat.id – Aksi unjuk rasa yang melibatkan warga Desa Sinarbaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, di depan PT. TJForge Plant Dua kawasan KICC pada 2 Desember 2025, sempat memanas.

Namun, di tengah situasi yang berpotensi ricuh tersebut, Kompol Hj. Iis Puspita, S.H., M.H., selaku Kapolsek Telukjambe Timur, tampil dengan gaya kepemimpinan yang elegan, tangguh, dan sangat humanis, berhasil meredam tensi dan membawa unjuk rasa berakhir damai.

​Aksi massa tersebut menuntut agar aspirasi masyarakat sekitar diakomodir oleh pihak perusahaan. Unjuk rasa yang dimulai sejak pagi hari itu sempat diwarnai teriakan dan suasana tegang, mengingat pentingnya tuntutan yang disampaikan.

​Di momen krusial tersebut, Kapolsek Iis Puspita menunjukkan sikap kepemimpinan yang patut mendapat apresiasi tinggi. Alih-alih mengerahkan pengawalan ketat atau memperkuat barisan pengamanan, Kompol Iis memilih jalur komunikasi langsung.

​Dengan keberanian yang didasari profesionalisme, beliau maju menemui langsung para pengunjuk rasa tanpa ragu. Aksi ini menunjukkan kepercayaan diri serta komitmen beliau untuk mengedepankan dialog daripada konfrontasi.

​“Saat bernegosiasi dengan pihak pengunjuk rasa, beliau menjadi jembatan komunikasi yang bersikap netral sebagai aparatur negara,” ujar salah seorang saksi mata yang berada di lokasi.

​Dalam proses negosiasi, Kompol Iis Puspita berhasil memposisikan diri sebagai mediator yang netral. Kemampuan komunikasinya yang baik membuat aspirasi warga tersampaikan dengan jelas kepada pihak manajemen perusahaan, sekaligus menjaga agar proses penyampaian pendapat tetap berjalan tertib dan sesuai koridor hukum.

Berkat pendekatan komunikatif dan humanis yang diterapkan oleh Kapolsek Telukjambe Timur, negosiasi antara pihak manajemen PT. TJForge dan perwakilan pengunjuk rasa berjalan lancar.

Dukungan pengamanan yang profesional dari jajaran kepolisian turut memastikan keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

​Hasilnya, unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan insiden ini berakhir dengan damai tanpa adanya kericuhan atau korban.

Massa membubarkan diri dengan tertib menjelang sore hari, setelah mendapatkan kepastian bahwa tuntutan mereka telah didengar dan akan segera ditindaklanjuti.

​Keberhasilan Kompol Hj. Iis Puspita dalam mengendalikan situasi melalui pendekatan hati ke hati ini menjadi contoh nyata bahwa kepemimpinan seorang wanita tangguh di kepolisian dapat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan menciptakan keamanan masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. ( Red/Hana)

Related Posts: