DPP SWI Susun Pengurus Baru 2026-2031, Fokus pada Kemandirian Ekonomi dan Profesionalisme Jurnalis

waktu baca 3 menit
Senin, 8 Jun 2026 06:15 0 18 Teguh Brawijaya

JAKARTAInspirasirakyat.id// – Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) memulai periode baru dengan menuntaskan pembentukan struktur kepengurusan 2026-2031. Keputusan itu diambil dalam Rapat Pleno Pembentukan Pengurus, Dewan Etik, dan Fungsional di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (7/6/2026).

Rapat pleno ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat fondasi organisasi, mempertegas arah perjuangan, dan meningkatkan soliditas SWI di tengah tantangan pers nasional.

Tiga Pilar Penguatan Organisasi.

Ketua Umum terpilih periode 2026-2031, H. Iskandar, http://S.Sos, menekankan SWI harus bergerak ke arah yang lebih maju, mendunia, mandiri, dan sejahtera melalui konsep ekonomi kerakyatan.

“SWI ke depan harus menjadi organisasi yang tidak hanya kuat secara profesi jurnalisnya, tetapi juga mandiri secara ekonominya,” ujar Iskandar.

Untuk mewujudkan visi tersebut, DPP SWI membentuk 10 bidang kerja serta tiga lembaga otonom sebagai instrumen penguatan

1. Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera (SWS)– motor penggerak kemandirian ekonomi anggota.
2. Learning Center – pusat pelatihan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan pemahaman jurnalistik mendalam.
3. Yayasan Bantuan Hukum Matapena Keadilan* – lembaga advokasi, perlindungan hukum, dan edukasi keadilan bagi jurnalis dan masyarakat.

“Melalui badan otonom yang kita persiapkan ini, kita akan membawa SWI lebih baik lagi, menuju kemandirian berbasis ekonomi kerakyatan,” jelas Iskandar.

Seluruh lembaga otonom itu akan diturunkan secara berjenjang hingga ke tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia, agar dampak kesejahteraan dapat dirasakan langsung oleh anggota di pusat maupun daerah.

Daftar 10 Bidang DPP SWI 2026-2031.

Rapat pleno juga menetapkan koordinator 10 bidang kerja yang diisi oleh para profesional.

1. Litbang/Riset & Data: drg. Marsela Indri dan Yessi
2. Media Massa: Supriyadi dan Gofur
3. Budaya dan Pariwisata: Torben Rando Oroh, Nia Kurniah, R. Setiawan, Bambang Pol Gunadi
4. Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan: Riki dan M. Hendra Gunawan
5. Pengelolaan CSR: Irwanto dan Thamrin
6. Pemberdayaan Perempuan: Meli
7. Sosial Ekonomi: I Gusti Made Ardiabiar, SE, Joko Iskandar, Koko Ayun
8. Hukum dan Advokasi: Robert Marpaung, S.H., M.H., Nasrun Lahamang, S.H., Norman C. Simangunsong, S.H.
9. Humas dan Hubungan Antar Lembaga: Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A dan Jhoni Rangga
10. Diklat dan Pengembangan Profesi: Omega DR Tahun, S.H., S.K.N., M.H., http://M.Kes dan Supono, S.H.

Iskandar optimis, dengan struktur ini SWI akan menjadi wadah jurnalis yang solid, diperhitungkan, dan konsisten memperjuangkan kemerdekaan pers serta profesionalisme wartawan di Indonesia.

Kolaborasi Kader Lama dan Wajah Baru.

Di jajaran pimpinan pusat, SWI tetap mempertahankan kader berpengalaman seperti Wakil Ketum Putra Gara, Sekjen Herry Budiman, Bendahara Umum Anwar Nurdin, serta Dewan Etik Eddie Karsito dan Isson Khaerul. Mereka akan bersinergi dengan wajah baru, antara lain Wakil Ketum Liliyana, Wakil Sekjen Totok, Wakil Bendahara Ersa Ernawati, dan Alpin Alamsyah.

 

Setelah agenda pembentukan pengurus rampung, Ketum H. Iskandar memimpin langsung acara syukuran sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran konsolidasi organisasi. Suasana hangat dan penuh keberkahan menutup rapat pleno, menandai dimulainya babak baru SWI.

Teguh Brawijjaya

Related Posts: