KLARIFIKASI: Lurah Asep Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Tindakan Tersebut Upaya Lindungi Warga dari Amuk Massa

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Mei 2026 14:19 0 149 REDAKSI

Karawang, inpirasirakyat.id – Lurah Asep secara resmi menggunakan hak jawabnya untuk menanggapi pemberitaan yang sempat viral di media online Inspirasi Rakyat.id pada Jumat, 8 Mei 2026, dengan judul “Video Oknum Kades di Cimahi Diduga Aniaya Pencuri: Bukannya Membina, Malah Menganiaya, Warganya Sendiri?”.

Dalam klarifikasi langsung yang disampaikan pada Selasa (11/6/2026), Lurah Asep menegaskan bahwa isi video yang beredar di masyarakat tidak menggambarkan fakta secara utuh dan patut diduga telah dipotong oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan tujuan tertentu.

Lurah Asep menjelaskan bahwa dua pemuda yang ada dalam video tersebut memang merupakan warga binaannya. Namun, tindakan yang terlihat dalam video bukanlah bentuk kesewenang-wenangan, melainkan upaya spontan untuk meredam amuk massa yang sudah tidak terkendali.

“Video yang beredar itu sudah dipotong. Faktanya, saat itu massa sudah sangat emosi dan ingin menghakimi kedua pemuda tersebut karena ini bukan kali pertama mereka melakukan tindakan tercela. Saya memberikan ‘pelajaran’ tersebut justru sebagai bentuk kasih sayang agar massa merasa situasi sudah tertangani, sehingga mereka tidak bertindak anarkis yang bisa berakibat lebih fatal,” ujar Lurah Asep.

Terkait isu sosial yang melatarbelakangi peristiwa ini, Lurah Asep mengungkapkan bahwa dirinya telah berulang kali memberikan pembinaan dan bantuan nyata kepada salah satu oknum dari dua pelaku yang memang berstatus yatim piatu tersebut. Mulai dari bantuan kebutuhan pokok sehari-hari hingga upaya mencarikan lapangan pekerjaan.

“Saya ini pemimpin, Kang. Jadi tidak mungkin saya tega melihat rakyat saya kelaparan. Saya bahkan sudah menawarkan kepada mereka, jika memang tidak punya apa-apa untuk dimakan, silakan datang ke rumah saya. Saya sering tolong mereka secara pribadi,” tambahnya.

Klarifikasi ini diperkuat oleh pernyataan seorang saksi mata berinisial B, warga Cimahi yang berada di lokasi saat kejadian. Menurutnya, situasi saat itu sangat genting karena warga sudah mengepung kedua pelaku

“Kedua anak itu memang sering berbuat masalah di lingkungan kami. Waktu kejadian, massa sudah siap menghakimi. Justru Pak Lurah yang datang meredam. Kalau Pak Lurah tidak segera mengambil tindakan tegas di depan massa, mungkin nasib kedua anak itu akan jauh lebih buruk akibat pengeroyokan warga,” ungkap saksi B.

HANA HARDIANA

Related Posts: