Dandim 0612 Tasikmalaya Tegaskan Kabar Keterlibatan Anggota TNI dalam Pemukulan adalah Hoaks

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 08:29 0 10 admin

TASIKMALAYA , Inspirasirakyat.id// Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han, secara resmi membantah informasi viral di media sosial terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam aksi pemukulan saat penertiban warung obat terlarang jenis Tramadol. Ia menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut adalah tidak benar atau hoaks.

Hasil Pemeriksaan Internal
Menanggapi kegaduhan di platform digital, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran mendalam. Meski individu yang disebut dalam unggahan tersebut benar merupakan anggota Kodim 0612/Tasikmalaya, namun faktanya tidak ditemukan keterlibatan dalam aksi kekerasan sebagaimana yang dituduhkan.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh satuan internal, kami menegaskan bahwa yang bersangkutan tidak terlibat dalam tindakan sebagaimana yang dituduhkan di media sosial,” ujar Imvan kepada awak media.

Tidak Ada Laporan Polisi
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Kota dan Polres Kabupaten Tasikmalaya untuk memverifikasi kejadian tersebut. Hasil koordinasi menunjukkan tidak ada laporan insiden pemukulan maupun laporan korban yang masuk.

“Saya tegaskan tidak ada keterlibatan anggota TNI. Apabila ada insiden tersebut, pastinya ada laporan korban dari pihak Polres ke Subdenpom III/2-2 ataupun Kodim. Namun, sampai saat ini laporan tersebut nihil,” ungkapnya.
Akun Anonim dan Imbauan Masyarakat
Tim Staf Intel Kodim 0612/Tasikmalaya juga menemukan bahwa informasi awal disebarkan oleh akun media sosial anonim dengan identitas yang tidak jelas. Oleh karena itu, Dandim mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyerap informasi di dunia maya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai atau menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran informasi yang tidak akurat dapat merugikan berbagai pihak dan mengganggu stabilitas sosial,” tambah Imvan.

Komitmen Pemberantasan Obat Terlarang.

Meski membantah keterlibatan anggotanya dalam kekerasan, Kodim 0612/Tasikmalaya menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah pemerintah dan masyarakat dalam memberantas peredaran obat terlarang dan narkotika di wilayah yang dijuluki “Kota Santri” tersebut demi menjaga masa depan generasi bangsa.
Sumber: Pendim 0612/Tasikmalaya
Acepfebri

Related Posts: