Berbagi di Usia 58, H. Tulus Widodo Hadirkan Makna Nyata Kepedulian Sosial di Karawang

waktu baca 2 menit
Rabu, 6 Mei 2026 21:07 0 28 Sahab

KARAWANG, inspirasirakyat.id — Perayaan ulang tahun ke-58 H. Tulus Widodo, Owner PT Tenang Jaya Sejahtera, tak sekadar menjadi seremoni personal. Momentum tersebut menjelma menjadi ruang berbagi yang sarat makna, ketika ratusan warga memadati lokasi pembagian sembako dalam suasana tertib, hangat, dan penuh rasa syukur.

Sejak pagi, masyarakat dari sejumlah desa tampak bergantian hadir dengan antusias. Dengan pengaturan panitia yang rapi, proses distribusi berjalan lancar tanpa gesekan, mencerminkan kuatnya budaya gotong royong dan kedewasaan sosial warga. Kegiatan ini menyasar masyarakat di Desa Kutamekar, Wadas, Margamulya, hingga Margakaya—wilayah yang selama ini memiliki kedekatan sosial dengan aktivitas perusahaan.

Di tengah tantangan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, bantuan tersebut bukan sekadar paket kebutuhan pokok, melainkan simbol kehadiran dan kepedulian. Raut wajah bahagia warga menjadi potret paling jujur dari dampak kegiatan ini.

Irma, warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, menyampaikan rasa terima kasihnya dengan tulus.

“Terima kasih, semoga Pak Haji Tulus selalu sehat, sukses, dan rezekinya semakin lancar,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Nada serupa disampaikan Erni, warga Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur. Ia menilai bantuan tersebut sangat berarti dalam menopang kebutuhan harian keluarganya.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Terima kasih kepada Pak H. Tulus yang sudah berbagi sembako,” ungkapnya.

Setiap warga menerima satu paket sembako yang telah disiapkan panitia. Distribusi yang berjalan tertib menunjukkan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk memberi, tetapi juga menjaga martabat penerima melalui mekanisme yang adil dan manusiawi.

Lebih dari sekadar agenda tahunan, aksi sosial ini menegaskan peran pelaku usaha dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Di tengah dinamika ekonomi dan sosial yang kerap menantang, langkah seperti ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan bisnis idealnya berjalan seiring dengan kontribusi nyata bagi lingkungan.

Warga pun berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai peristiwa seremonial, melainkan berlanjut menjadi tradisi kepedulian yang berkesinambungan—menguatkan sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama. Achiel/red

Related Posts: