HEBOH! Video Oknum Kades di Cimahi Diduga Aniaya Pencuri: Bukannya Membina, Malah Menganiaya, Warganya Sendiri?

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 09:13 0 426 REDAKSI

Karawang, inspirasirakyat.id– Jagat media sosial kembali diguncang oleh video viral aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang oknum pejabat desa. Dalam rekaman yang beredar melalui pesan singkat WhatsApp pada Rabu (06/05/2026), terlihat seorang pria berkemeja cokelat melakukan aksi anarkis dengan menendang dua pemuda yang dituding mencuri sepeda.

Sosok pria berkemeja cokelat tersebut diduga kuat adalah Kepala Desa (Kades) Cimahi. Ironisnya, tindakan main hakim sendiri ini diduga dilakukan di lingkungan kantor desa setempat.

Berdasarkan keterangan saksi mata berinisial “B” yang merupakan warga sekitar, insiden bermula saat kedua pemuda tersebut kepergok mencuri sepeda milik warga. Bukannya diserahkan ke pihak berwajib atau dibina secara persuasif, kedua warga Desa Cimahi tersebut justru mendapatkan perlakuan kasar.

“Jadi gini Bang, anak itu warga Desa Cimahi. Dia kedapatan mencuri sepeda, kemudian dibawa ke desa (kantor desa) dan dianiaya, ditendangi,” ungkap B saat memberikan keterangan kepada awak media.

Aksi ini memicu keprihatinan mendalam dari masyarakat sekitar. Sebagai pimpinan wilayah, kades seharusnya menjadi sosok pengayom yang mengedepankan hukum, bukan justru menjadi pelaku kekerasan.

“Seharusnya sebagai kepala desa tidak seperti itu. Kalau warganya salah, ya dibina dulu. Jangan ada kontak fisik. Itu bisa jadi pidana, kan?” tegas B dengan nada kecewa.

Narasumber B juga menyoroti fakta pahit yang menyelimuti Desa Cimahi. Ia mengungkapkan adanya ketimpangan sosial yang sangat kontras di wilayah tersebut. Menurutnya, aksi nekat kedua pemuda itu merupakan imbas dari sulitnya mencari nafkah di tanah sendiri.

“Mereka mencuri karena tidak punya pekerjaan, padahal di Desa Cimahi itu banyak pabrik. Seharusnya Kades melihat aspek sebab-akibatnya dulu. Ini tanggung jawab dia sebagai kepala desa untuk mencarikan solusi, bukan malah memukuli warga sendiri,” tambahnya.

Kesenjangan ekonomi ini dianggap menjadi “bom waktu” yang meledak dalam bentuk tindak kriminalitas. Warga menilai Kades telah gagal dalam menjalankan fungsi sosial dan pengayoman terhadap masyarakatnya yang berada di garis kemiskinan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Cimahi maupun oknum Kepala Desa yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi terus diupayakan guna mendapatkan klarifikasi terkait video kekerasan yang telah mencederai martabat jabatan publik tersebut.

(Hana Hardiana)

Related Posts: