TASIKMALAYA, Inspirasi rakyat.id– Deru mesin kendaraan taktis (Rantis) Maung yang gagah biasanya terlihat di medan latihan berat. Namun, pada Kamis (09/04/2026) pagi, pemandangan berbeda tampak di jalanan protokol Kota Tasikmalaya. Bukan prajurit tempur, melainkan tawa riang 30 “pasukan cilik” dari TK Wijaya Kusumah/Kartika XIX-26 yang memenuhi kabin kendaraan kebanggaan Indonesia tersebut.
Patroli Edukasi: Dari TMP hingga Makodim
Dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Kodim 0612, Ny. Rima Mutia, S.Sos., rombongan kecil ini melakukan “operasi khusus” bernama Outing Class. Menggunakan enam unit Maung, anak-anak diajak melintasi rute bersejarah, mulai dari penghormatan tenang di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Karoeng hingga menyusuri hiruk pikuk Jalan Otista.
Setibanya di Makodim 0612/Tasikmalaya, mereka disambut hangat oleh sang “Komandan Utama”, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim. Tak ada kesan kaku; suasana justru cair saat anak-anak diajak masuk ke ruang kerja Dandim dan melihat galeri foto sejarah pimpinan Kodim.
“Siapa Presiden kita saat ini?” tanya Dandim yang disambut dengan acungan jari berebut dari para siswa, menciptakan momen interaksi yang penuh tawa namun sarat edukasi nasionalisme.
Lebih dari Sekadar Wisata: Belajar Berbagi
Keseruan tidak berhenti di alutsista. Setelah puas berfoto di atas kendaraan tempur, petualangan berlanjut ke sisi kemanusiaan. Di tengah suasana makan bersama di McDonald’s, Ny. Rima Mutia menyelipkan pelajaran berharga tentang indahnya berbagi.
Anak-anak diajarkan bahwa kepedulian sosial atau sedekah tidak melulu soal uang besar. “Setiap kebaikan adalah sedekah,” pesan tersebut ditanamkan melalui tindakan nyata seperti berbagi makanan dan senyuman kepada sesama.
Investasi Karakter Sejak Dini
Kegiatan ini bukan sekadar jalan-jalan biasa. Di balik keceriaannya, ada misi besar TK Wijaya Kusumah/Kartika XIX-26 untuk membentuk generasi yang:
Cinta Tanah Air: Mengenal TNI dan sejarah pahlawan secara langsung.
Berkarakter Kuat: Memiliki kedisiplinan dan rasa bangga pada negara.
Peduli Sesama: Menumbuhkan empati melalui nilai-nilai religius.
Bagi orang tua yang mendambakan pendidikan holistik—di mana anak tidak hanya pintar secara akademik tetapi juga berkarakter baja dan berhati lembut—TK Wijaya Kusumah kini telah membuka pintu untuk Penerimaan Murid Baru Tahun Pelajaran 2026/2027.
Acepfebri