KARAWANG, inspirasirakyat.id – Langkah strategis menuju ekspansi industri di wilayah Ciampel mulai bergulir. Bertempat di Desa Parungmulya, PT Agung Putera Nusantara resmi menggelar Konsultasi Publik sebagai bagian krusial dari penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) terkait rencana pembangunan kompleks pergudangan dan industri terpadu.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis pagi ini menjadi panggung transparansi antara korporasi dan pemangku kepentingan lokal. Dipimpin langsung oleh H. Hanafi, rapat ini bertujuan menyelaraskan ambisi pembangunan dengan kelestarian ekosistem serta aspirasi sosial masyarakat setempat.
Proses AMDAL ini bukan sekadar formalitas administratif. Kehadiran perwakilan konsultan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh Karang Taruna menunjukkan adanya pengawasan berlapis dalam rencana proyek ini.
Konsultan PT Agung Putera Nusantara, Saiful, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat adalah kompas dalam menentukan arah pembangunan yang bertanggung jawab.
“Konsultasi publik ini adalah instrumen vital. Kami tidak hanya bicara soal konstruksi, tapi soal kepastian bahwa aspek lingkungan terjaga dan proyek ini memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga sekitar,” ujar Saiful di sela-sela kegiatan.
Poin Utama Konsultasi Publik:
Transparansi Informasi: Pemaparan detail mengenai rencana tata ruang pergudangan dan fasilitas penunjangnya.
Ruang Dialog: Masyarakat yang tinggal di ring satu proyek diberikan kesempatan langsung untuk melontarkan kritik konstruktif dan aspirasi.
Komitmen Lingkungan: Penekanan pada minimalisasi dampak negatif terhadap ekosistem Desa Parungmulya.
Diskusi yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.00 WIB ini diwarnai dengan sesi tanya jawab yang dinamis. Warga yang hadir tampak antusias menyoroti peluang penyerapan tenaga kerja lokal serta mitigasi dampak lingkungan jangka panjang.
“Kami sangat mengharapkan partisipasi aktif ini. Masukan dari masyarakat adalah data berharga bagi kami untuk menyempurnakan rencana pembangunan agar selaras dengan kebutuhan warga,” tambah Saiful.
Dengan dilaksanakannya konsultasi publik ini, PT Agung Putera Nusantara menunjukkan iktikad baik dalam menempuh prosedur legalistik yang inklusif, memastikan bahwa gerak roda industri di Karawang tetap berpijak pada keseimbangan lingkungan dan kesejahteraan sosial. achiell/red