Cilewo Memanas! Warga Kepung Kantor Desa Hari Ini, Protes Dugaan Dana Desa Jadi ‘Bancakan’ Oknum LPM

waktu baca 2 menit
Kamis, 25 Des 2025 03:10 0 483 REDAKSI

KARAWANG,inspirasirakyat.id – Gelombang kemarahan masyarakat Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari, Karawang, mencapai puncaknya.

Hari ini, Kamis (25/12/2025), ratusan warga direncanakan memadati halaman Kantor Desa Cilewo untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran.

​Aksi ini merupakan buntut dari mencuatnya dugaan penyelewengan Dana Desa tahun anggaran 2023 hingga 2025 yang diduga dikendalikan oleh oknum Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) berinisial DS.

Ketegangan ini bermula dari audiensi yang digelar pada 22 Desember lalu. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Cilewo secara mengejutkan memberikan pengakuan yang menyudutkan pihak LPM. Kades menyebut bahwa selama ini pengelolaan keuangan desa tidak sepenuhnya di bawah kendalinya, melainkan diintervensi kuat oleh DS.

​DS diduga kuat menjadi ‘sutradara’ di balik layar yang mengendalikan realisasi anggaran, sehingga menyebabkan sejumlah proyek fisik dan pengadaan menjadi terbengkalai.

​Masyarakat melalui Forum Masyarakat Cilewo Bersatu (FMCB) dan Karang Taruna menuntut transparansi atas beberapa poin krusial yang hingga kini belum terealisasi atau bermasalah, di antaranya:

  • Pembangunan Posyandu yang belum jelas rimbanya.
  • Pengadaan Mobil Ambulance Desa yang dinantikan warga.
  • Pembangunan Drainase yang diduga tidak sesuai spesifikasi atau mangkrak.
  • Praktik ‘Joki’ Kepala Dusun, di mana kinerja perangkat desa diduga digantikan oleh pihak luar yang tidak berwenang.

​Kecurigaan warga semakin menguat setelah jajaran BPD, Bendahara Desa, dan Ketua LPM sendiri justru mangkir dalam audiensi krusial sebelumnya. Ketidakhadiran mereka dinilai sebagai bentuk menghindar dari tanggung jawab di hadapan publik dan aparat penegak hukum yang hadir, termasuk Babinkamtibmas Polsek Telagasari..

​”Kami butuh bukti, bukan janji. Dana Desa adalah hak rakyat untuk pembangunan, bukan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu,” tegas salah satu tokoh pemuda Cilewo.

Aksi unjuk rasa hari ini bertujuan untuk mendesak pihak berwenang melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap penggunaan Dana Desa Cilewo. Warga menuntut agar oknum yang bermain dalam “lingkaran setan” korupsi ini segera diproses secara hukum demi menyelamatkan desa dari kerugian yang lebih besar.

​Hingga berita ini diturunkan, situasi di sekitar Kantor Desa Cilewo mulai dijaga ketat oleh pihak keamanan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama aksi berlangsung. (Red)

Related Posts: