Tragedi Maut di Magetan: KA Malioboro Ekspres Tabrak Tujuh Motor, Empat Nyawa Melayang

waktu baca 2 menit
Senin, 19 Mei 2025 10:19 0 453 REDAKSI

 Jawa Timur, inspirasirakyat.id – Senin siang menjadi hari kelabu bagi warga Magetan dan sekitarnya. Sebuah kecelakaan mengerikan terjadi di perlintasan sebidang dekat Stasiun Magetan, melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor yang tengah melintas. Insiden tragis ini merenggut nyawa empat orang dan menyebabkan tiga lainnya mengalami luka berat. (19/5/2025)

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 12.50 WIB ini diduga kuat akibat kelalaian petugas penjaga palang perlintasan. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, sesaat sebelum kecelakaan, Kereta Api Matarmaja melintas dari arah timur menuju barat. Tak lama setelah KA Matarmaja melintas dan palang perlintasan dibuka, sejumlah pengendara sepeda motor bergegas melintasi rel. Nahas, mereka tidak menyadari kedatangan KA Malioboro Ekspres dari arah berlawanan, yakni dari barat menuju timur.

Benturan keras tak dapat dihindarkan. Tujuh sepeda motor beserta pengendaranya terseret beberapa meter, bahkan beberapa korban dilaporkan terlempar akibat dahsyatnya tabrakan. Suasana panik dan histeris langsung pecah di lokasi kejadian.

Tim evakuasi gabungan yang terdiri dari anggota kepolisian Resor Magetan, petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan dibantu warga sekitar dengan sigap melakukan proses evakuasi korban. Para korban yang mengalami luka berat maupun meninggal dunia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Kapolres Magetan dalam keterangannya kepada awak media menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden tragis ini. Langkah-langkah penyelidikan meliputi pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian serta pengambilan keterangan dari petugas jaga palang perlintasan yang bertugas saat kejadian.

Sementara itu, pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Melalui keterangan resminya, KAI Daop 7 Madiun mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi segala aturan keselamatan yang berlaku di perlintasan sebidang kereta api.

Kecelakaan maut ini kembali menambah catatan kelam terkait insiden di perlintasan kereta api di Indonesia, yang sebagian besar masih belum dilengkapi dengan sistem pengamanan otomatis yang memadai. Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya peningkatan sistem keselamatan di perlintasan sebidang demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. ( Red )

Related Posts: