Demo Anti Korupsi di Kejari Karawang Memanas, Massa Desak Buka Seluruh Kasus, Ancam Aksi Lanjutan!

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Des 2025 12:13 0 231 admin

KARAWANG, inspirasirakyat.id – Kota Karawang kembali membara. Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia, Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menjadi sasaran amuk desakan publik yang dipimpin oleh Aliansi Mahasiswa Pemuda Pangkal Perjuangan Karawang pada Senin, 8 Desember 2025.

​Aksi yang awalnya damai ini berubah menjadi panggung tuntutan keras, menuding Kejari Karawang “menyembunyikan” perkembangan kasus-kasus korupsi yang diduga masih menggerogoti lumbung padi Jawa Barat ini.

​“Kejaksaan harus berani, jangan sembunyikan apa pun dari rakyat! Buka seluruh kasus! Kami muak dengan korupsi yang tak kunjung tuntas!” teriak salah satu orator, disambut sorakan lantang massa yang membakar semangat perlawanan.

Aliansi secara tegas menyampaikan lima poin ultimatum langsung kepada pimpinan Kejari Karawang, menuntut transparansi total dan penegakan hukum tanpa tebang pilih:

  1. ​Publikasikan perkembangan seluruh kasus korupsi di Karawang.
  2. ​Tangkap dan Tindak Tuntas oknum kepala desa serta pejabat yang diduga terlibat korupsi.
  3. ​Jamin Transparansi Total dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi.
  4. ​Lakukan Penegakan Hukum Tanpa Kompromi untuk memulihkan kepercayaan publik.
  5. ​Lakukan Pemeriksaan Internal Kejari untuk memastikan lembaga bebas dari praktik korupsi.

​Untuk menajamkan pesan, massa menggelar aksi teatrikal dan mural kritik yang menohok, diikuti dengan penyalaan api perlawanan sebagai simbol perjuangan melawan korupsi yang tak boleh padam. Uniknya, di tengah panasnya demonstrasi, mereka tetap menunjukkan kepedulian sosial dengan melakukan penggalangan donasi untuk korban banjir di Karawang.

​Meskipun tekanan moral terhadap Kejari sangat kuat, aparat keamanan melakukan pengawalan dengan pendekatan humanis, memastikan aksi tetap kondusif.

Koordinator aksi memberikan peringatan keras bahwa perlawanan belum usai. Mereka memastikan akan kembali memadati jalanan pada Selasa, 9 Desember 2025, untuk menagih respons konkret dari pihak Kejaksaan.

​“Kami tidak akan mundur. Respons konkret harus diberikan. Publik menunggu! Jika hari ini tidak ada jawaban, besok kami datang dengan massa yang lebih besar!” ancamnya.

​Kelanjutan aksi ini diprediksi akan semakin meningkatkan tensi dan menambah tekanan bagi Kejari Karawang untuk segera bersuara dan mengambil langkah nyata terkait tuntutan pemberantasan korupsi yang telah menjadi sorotan nasional.(BunShal)

Related Posts: