CIHAURBEUTI – SMPN 2 Cihaurbeuti baru saja menggelar kegiatan sosialisasi bersama para orang tua siswa. Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait pengambilan rapor bagi siswa kelas 7 dan kelas 8, serta membahas langkah-langkah strategis untuk menunjang pengembangan pendidikan anak ke depannya.
Kepala Sekolah SMPN 2 Cihaurbeuti, Sartono, menegaskan pentingnya sinergi antara pihak sekolah dan orang tua. Menurutnya, pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan peran aktif orang tua di rumah dalam membimbing dan melatih kemandirian siswa.
”Kami menekankan bahwa kita perlu sinergitas dalam rangka membimbing, melatih, dan mendidik anak. Jadi, bukan hanya tugas kami di sekolah, tapi juga tugas orang tua,” ujar Sartono.
Dalam kesempatan tersebut, Sartono juga memaparkan data jumlah siswa di sekolahnya:
Kelas 8: Total terdapat 288 siswa.
Kelas 7: Total terdapat 285 siswa.
Siswa Baru (SPMB): Terdapat 8 rombongan belajar (rombel) dengan total 256 siswa.
Lebih lanjut, Sartono menjelaskan bahwa kenaikan kelas bagi siswa kelas 7 dan kelas 8 telah diproses sesuai dengan kriteria penilaian guru. Ia bersyukur bahwa seluruh siswa di kedua tingkatan tersebut dinyatakan naik kelas.
Selain membahas kegiatan akademik, pihak sekolah juga menginformasikan rincian jalur pendaftaran yang tersedia, yaitu jalur zonasi dengan kuota di atas 50%, serta jalur prestasi yang menyediakan kuota sebesar 20%.
Diharapkan melalui sosialisasi ini, para orang tua dapat lebih terlibat aktif dalam memantau perkembangan pendidikan anak, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.
Acepfebri