SMKN Jayakerta “Gawat Darurat” Transparansi, Dana BOS Jumbo Berbau Amis, Kepsek Pilih Jurus Bungkam?

waktu baca 2 menit
Selasa, 26 Mei 2026 10:48 0 21 Teguh Brawijaya

Karawang,Inspirasi rakyat.id// – Tabir gelap menyelimuti pengelolaan keuangan di SMKN Jayakerta. Alih-alih menunjukkan prestasi, sekolah kejuruan ini justru menjadi buah bibir akibat sikap kepala sekolahnya yang seolah membangun “tembok raksasa” terhadap pers. Sikap alergi wartawan ini memicu alarm tanda tanya besar: Ada apa dengan dana BOS SMK Jayakerta?
(26/5/2026)

​Anggaran Fantastis, Realisasi Misterius
​Bukan rahasia lagi bahwa SMK adalah “anak emas” dalam alokasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) karena kebutuhan praktik yang tinggi. Namun, di SMK Jayakerta, kucuran dana segar dari negara tersebut justru terkesan menjadi area terlarang bagi publik.

​Ketertutupan ini memicu spekulasi panas mengenai aroma busuk markup anggaran hingga dugaan kegiatan fiktif. Publik kini bertanya-tanya, apakah dana yang seharusnya mengalir ke meja praktik siswa justru mampir ke “kantong-kantong” gelap akibat lemahnya pengawasan?
​Melawan UU Keterbukaan Informasi
​Sikap defensif pihak sekolah bukan sekadar masalah komunikasi, melainkan bentuk pembangkangan terhadap UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Sekolah bukanlah milik pribadi, melainkan instansi yang mengelola uang rakyat.

​”Jika bersih, kenapa risih? Sikap Kepala Sekolah yang terus menghindar justru menjadi konfirmasi tidak langsung bahwa ada ‘borok’ yang sedang ditutupi rapat-rapat,” tegas seorang pengamat kebijakan publik dengan nada geram.


​Pers bukan sekadar pencari berita, melainkan pilar keempat demokrasi yang menjalankan fungsi kontrol. Keengganan sekolah untuk dikonfirmasi adalah preseden buruk yang mencoreng dunia pendidikan di Jayakerta.
​Kini, bola panas ada di tangan Dinas Pendidikan dan Inspektorat. Masyarakat menuntut tindakan konkret, bukan sekadar imbauan normatif.

​Audit Investigatif menyeluruh terhadap

LPJ dana BOS beberapa tahun terakhir.
​Transparansi Radikal mengenai pengadaan sarana dan prasarana praktik.

​Sanksi Tegas bagi oknum yang terbukti menjadikan anggaran pendidikan sebagai bancakan pribadi.

​Jangan sampai masa depan siswa dikorbankan demi syahwat memperkaya diri. Hingga detik ini, Kepala Sekolah SMK Jayakerta masih memilih “tiarap” dan mengunci rapat mulutnya dari kejaran konfirmasi awak media. (Red)
Berita ini ditayangkan atas dugaan dan praduga .
​Teguh Brawijaya

Related Posts: