PANGGILAN DARAH PAJAJARAN! Rute Kirab Budaya Karawang Berubah ke Titik Sakral, Mari Rapatkan Barisan!

waktu baca 2 menit
Sabtu, 9 Mei 2026 09:18 0 73 REDAKSI

KARAWANG, inspirasirakyat.id– Getaran semangat Napak Tilas Pajajaran kian terasa di tanah Karawang. Demi menjaga kemurnian sejarah dan marwah leluhur, panitia resmi mengumumkan perubahan rute Kirab Budaya dalam rangka peringatan Hari Jadi Tatar Sunda.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Setelah menerima masukan dari para budayawan, rute kirab kini dialihkan ke jalur yang dianggap memiliki ikatan batin dan sejarah kuat dengan Sang Prabu Siliwangi serta penyebaran Islam di tanah Sunda.

Jika sebelumnya kirab direncanakan melalui jalur modern, kini seluruh peserta akan diajak menyusuri jejak spiritual yang lebih nyata.

  • Titik Start: Stasiun Karawang (Jl. Ir. Juanda)

  • Titik Finish: Masjid Agung Syekh Quro

  • Waktu Utama: Sabtu malam, 9 Mei 2026 (Kirab Mahkota Binokasih)

“Sekarang saya justru mengapresiasi karena finish-nya di Masjid Agung Karawang. Itu jauh lebih tepat secara sejarah,” ungkap Nace Permana, budayawan Karawang yang menekankan pentingnya nilai historis ketimbang sekadar seremoni.

Perubahan rute menuju Masjid Agung Syekh Quro adalah bentuk penghormatan terhadap pertemuan besar antara kekuasaan Pajajaran dan syiar Islam. Masjid ini merupakan saksi bisu jejak Prabu Siliwangi dan kaitan erat garis keturunan Sunan Gunung Jati. Memasuki kawasan ini berarti menghidupkan kembali memori kolektif tentang kejayaan Tatar Sunda di masa lalu.

UNDANGAN TERBUKA: Wahai Keturunan Pajajaran, Sampurasun!

Kami memanggil seluruh Wargi Tatar Sunda, para pendekar, budayawan, dan Anda yang merasa memiliki darah Pajajaran mengalir di nadi:

  1. Saksikan Kehadiran Mahkota Binokasih: Simbol supremasi kerajaan Pajajaran yang akan dikirab menuju Alun-Alun Karawang pada Sabtu malam ini.

  2. Jaga Marwah Budaya: Mari tunjukkan bahwa keturunan Pajajaran tetap kompak, menjunjung tinggi Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh.

  3. Sinergi Sejarah: Hadir dan jadilah saksi sejarah saat mahkota leluhur melintasi rute yang penuh nilai spiritual ini.

Jangan biarkan sejarah hanya menjadi dongeng pengantar tidur. Mari kita tumpah ruah di sepanjang rute Stasiun Karawang hingga Masjid Agung Syekh Quro. Buktikan bahwa semangat Pajajaran tidak pernah padam di tanah Karawang.

Editor : Hana Hardiana

Related Posts: