KARAWANG,Inspirasirakyat.id// Integritas penegakan hukum di wilayah Karawang kini tengah diuji melalui sebuah peristiwa memilukan yang menimpa seorang balita berusia 1,5 tahun di Desa Pejaten, Kecamatan Cibuaya. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bintang Abhipraya, di bawah kepemimpinan Hj. Hana Yulianti, SH., MH, mengambil peran sentral dalam memastikan bahwa setiap jengkal prosedur hukum ditempuh dengan presisi demi keadilan bagi korban.
Anatomi Kasus dan Urgensi Investigasi Forensik.
Tragedi ini mencuat ke permukaan setelah ditemukan sejumlah anomali fisik pada jenazah korban. Adanya luka lebam serta ekskresi cairan dari mulut korban memicu diskursus mengenai dugaan tindak kekerasan. Menanggapi indikasi tersebut, LBH Bintang Abhipraya secara proaktif mendorong otoritas kepolisian untuk melakukan identifikasi saintifik melalui tim Inafis.
”Langkah ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya untuk mengonstruksi fakta-fakta empiris. Kami menuntut transparansi total agar bukti-bukti yang ditemukan memiliki kekuatan pembuktian yang tak terbantahkan di hadapan hukum,” ujar Hj. Hana Yulianti dalam keterangan resminya.(9/5/2026)
Kolaborasi Strategis Antar-Institusi
Kesungguhan dalam mengungkap tabir misteri ini tercermin dari sinergi taktis antara jajaran Polda Jawa Barat dan Polres Karawang. Kehadiran unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) yang dikomandoi oleh Aiptu Rita Zahara, S.H., mempertegas komitmen institusi kepolisian dalam menangani perkara sensitif yang melibatkan kelompok rentan.
Pendampingan hukum yang dilakukan tidak hanya bersifat advokatif, tetapi juga berfungsi sebagai kontrol sosial untuk menjamin bahwa proses penyelidikan berjalan sesuai dengan koridor hukum acara pidana yang berlaku.
Menuju Kepastian Hukum.
Lokasi kejadian yang bertempat di sebuah hunian di Cibuaya kini menjadi titik sentral penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan oknum terdekat di lingkaran domestik korban. Namun, LBH Bintang Abhipraya menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah sembari terus mengumpulkan premis-premis hukum yang kuat untuk menjerat aktor intelektual maupun pelaku fisik di balik peristiwa ini.
Bagi LBH Bintang Abhipraya, kasus ini merupakan manifestasi dari perjuangan literasi hukum di tengah masyarakat. Keberhasilan mengungkap kebenaran dalam kasus ini diharapkan dapat menjadi preseden penting dalam perlindungan hak hidup anak dan supremasi hukum di Jawa Barat.
Teguh Brawijaya