Tanjungsari, Bogor – Indonesia Of Nissan Terrano (IONT) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kegiatan sosial dengan menggelar bakti sosial ke-193. Kali ini, MI Miftahussolihin di Kp. Cibuyutan, Desa Sukarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor menjadi saksi bisu kegiatan yang berlangsung dari 23 hingga 25 Mei 2025 ini. Inisiatif ini semakin mendekatkan IONT pada target 200 titik bakti sosial mereka.
Kegiatan diawali pada hari kedua, Sabtu, 24 Mei 2025, dengan aksi nyata puluhan anggota IONT yang melakukan kerja bakti. Mereka merapikan dan membuka akses jalan menuju MI Miftahussolihin. Sebelumnya, jalan ini tak bisa dilalui kendaraan roda empat, membuat akses ke sekolah menjadi sulit. Dengan dibukanya akses ini, diharapkan mobilitas warga sekitar dan pengelola sekolah bisa lebih mudah, membuka jalan bagi pendidikan yang lebih baik.
Puncak acara bakti sosial tiba pada Minggu, 25 Mei 2025, dengan penyerahan bantuan. Bantuan yang disalurkan berupa Al-Qur’an, buku tulis, dan uang tunai sebesar Rp 5 juta.

Dede Torrento, salah seorang pengurus IONT Chapter MKS ( Macan Kumbang Siliwangi ), menjelaskan bahwa membantu masyarakat adalah ruh dan tujuan utama berdirinya Indonesia Of Nissan Terrano. “Lokasi MI Miftahussolihin di Kp. Cibuyutan, Kabupaten Bogor, sengaja kami pilih karena sekolah ini merupakan tumpuan sarana pendidikan warga sekitar yang secara lokasi cukup terisolir,” ungkapnya.
Meski menyadari bantuan yang diberikan tidak terlalu besar, Dede berharap upaya ini dapat membantu fasilitas sekolah dan, yang lebih penting, menjadi teladan bagi komunitas lain agar lebih peduli terhadap kegiatan sosial, terutama di bidang pendidikan.
Perwakilan dari Yayasan MI Miftahussolihin menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh pengurus dan anggota IONT. “Kami dari perwakilan yayasan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota IONT atas semua yang diberikan. Semoga terus bermanfaat bagi sesama dan jaya selalu,” tuturnya.
Dengan bakti sosial ke-193 ini, IONT terus membuktikan dedikasi mereka dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia, setapak demi setapak menuju 200 titik bakti sosial. ( Red )