Prabowo Tegaskan Komitmen Reformasi, Bantah Revisi UU TNI Bangkitkan Militerisme

waktu baca 1 menit
Selasa, 8 Apr 2025 05:16 0 142 admin

Jakarta,Inspirasirakyat.id_Menanggapi polemik revisi UU TNI 2025, presiden terpilih Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap semangat reformasi dan membantah bahwa revisi tersebut bertujuan menghidupkan kembali praktik militerisme di ranah sipil.(08-04-2025)

Prabowo menegaskan dalam diskusi dengan pemimpin redaksi media nasional di Jakarta, Senin (7/4), “Saya tidak akan mengkhianati reformasi. Tidak ada niat untuk mengembalikan militerisme.”

Sebagai respons atas kekhawatiran sebagian kelompok masyarakat sipil mengenai potensi kembalinya dwifungsi militer melalui revisi UU TNI, Prabowo menyampaikan pernyataan ini. Kekhawatiran tersebut muncul akibat usulan yang memungkinkan prajurit aktif menduduki jabatan sipil, termasuk di kementerian atau lembaga non-militer.

Meskipun demikian, Prabowo membantah kekhawatiran tersebut dan menegaskan bahwa perwira TNI aktif tidak akan diizinkan menduduki posisi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebelum mereka pensiun dari dinas militer.

“Yang boleh masuk ke BUMN hanya yang sudah pensiun. Yang masih aktif tidak boleh. Itu prinsip,” tegasnya.

Fokus utama revisi UU TNI, menurut Prabowo, adalah penyesuaian usia pensiun perwira tinggi agar lebih relevan dengan kebutuhan organisasi dan dinamika geopolitik saat ini.

Walaupun demikian, perdebatan publik terus bergulir karena sejumlah pengamat dan aktivis menilai pemerintah perlu lebih transparan dan melibatkan masyarakat sipil dalam proses legislasi demi memastikan terjaganya semangat reformasi. (Red)

Related Posts: