TASIKMALAYA,Inspirasirakyat.id— SMA Negeri 10 Kota Tasikmalaya saat ini mengalami kekurangan ruang kelas untuk menampung seluruh peserta didik. Kondisi tersebut memaksa pihak sekolah memanfaatkan aula dan laboratorium sebagai ruang belajar sementara.
Hal itu disampaikan Staf Sekolah Bidang Humas SMAN 10 Tasikmalaya, Aceng Mahdor S.Pd., saat ditemui di sekolah,(3/8/2026).
Menurut Aceng, pada penerimaan peserta didik baru tahun ini jumlah pendaftar mencapai sekitar 550 siswa. Saat ini kegiatan belajar mengajar dibagi ke dalam 12 rombongan belajar dengan jumlah siswa per rombel antara 42 hingga 46 orang.
“Jumlah siswa per rombel bervariasi antara 42 hingga 46 orang. Hal ini disesuaikan dengan kapasitas dan ukuran ruangan yang ada,” ujar Aceng.
Aula Disekat, Lab Difungsikan Jadi Kelas
Untuk mengatasi keterbatasan, pihak sekolah menyekat aula menjadi dua ruang kelas sementara. Selain itu, ruang laboratorium juga sementara waktu difungsikan sebagai kelas.
“Kami masih kekurangan ruang kelas yang representatif. Oleh karena itu, aula disekat jadi dua dan laboratorium sementara kami fungsikan sebagai kelas,” tambahnya.
Ajukan Pembangunan 6 RKB
Menanggapi kondisi tersebut, SMAN 10 Tasikmalaya telah mengajukan permohonan bantuan dana pembangunan Ruang Kelas Baru ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
Dalam pengajuannya, sekolah mengusulkan pembangunan 6 rombongan belajar di lantai dua. Struktur bangunan sekolah yang ada memang sudah dirancang untuk gedung bertingkat.
“Kami sudah mengajukan ke Dinas Pendidikan Provinsi dan saat ini tinggal menunggu realisasinya. Harapan kami, mudah-mudahan pada tahun 2027 mendatang pembangunan RKB ini sudah dapat terealisasi,” jelas Aceng.
*Demi Pelayanan Pendidikan Terbaik*
Aceng berharap penambahan fasilitas ini dapat segera terwujud agar mutu pembelajaran di SMAN 10 Kota Tasikmalaya semakin meningkat.
“Harapan kami ke depan, SMAN 10 bisa lebih maju dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik lagi bagi para peserta didik, orang tua siswa, serta masyarakat Kota Tasikmalaya pada umumnya,” pungkasnya.
Dengan adanya 6 RKB baru, diharapkan kepadatan siswa per kelas bisa berkurang dan proses KBM dapat berjalan lebih optimal.
Acepfebri