Purwakarta Mantapkan Pembentukan Karakter: Siswa SMP Tempuh Pendidikan Militer Intensif

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Mei 2025 03:25 0 567 REDAKSI

Purwakarta, inspirasirakyat.id Sebuah inisiatif visioner dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kini terwujud nyata. Sebanyak 39 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Purwakarta memulai program pendidikan karakter berbasis militer yang komprehensif di Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Armed 9, Purwakarta, Kamis (1/5/2025). Program yang dirancang selama 14 hari ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai luhur kedisiplinan, tanggung jawab, serta memperkuat fondasi akhlak para peserta didik melalui lingkungan yang terstruktur dan penuh pembinaan.(02/05/2025)

Para siswa terpilih ini merupakan bagian dari program pendidikan karakter khusus yang digagas sebagai respons proaktif terhadap tantangan pembinaan siswa yang memerlukan pendekatan berbeda. Dukungan penuh dari orang tua pun terlihat jelas, salah satunya dari Ibu Elly, yang menaruh harapan besar agar program ini dapat membawa perubahan positif bagi putranya. “Saya percayakan anak saya pada program ini dengan harapan ia dapat menjadi pribadi yang lebih baik, lebih rajin, dan patuh,” ungkapnya.

Kolonel Arm Roni Junaidi, Komandan Resimen Armed 1 Kostrad, menegaskan bahwa esensi utama dari program ini adalah menciptakan ekosistem positif yang secara signifikan membangun mental dan spiritual para siswa. Materi pelatihan yang disiapkan merupakan hasil kolaborasi sinergis antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Dinas Sosial, serta melibatkan ahli psikologi anak, memastikan pendekatan yang holistik dan komprehensif.

Sebelumnya, Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam membina siswa yang memerlukan perhatian khusus. Aula The Gunner di kompleks militer akan menjadi pusat kegiatan intensif para siswa. “Ini adalah upaya kami untuk hadir bagi anak-anak yang membutuhkan bimbingan lebih. Kami siap mendidik dan melatih mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Saepul Bahri menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada penguatan fisik dan mental. Proses seleksi awal bahkan melibatkan tes kesehatan dan ketahanan fisik. “Melalui tantangan fisik, kita dapat mengidentifikasi potensi semangat dan area di mana dukungan lebih dibutuhkan,” imbuhnya.

Dengan segala persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Purwakarta optimis bahwa program pendidikan karakter ini akan menjadi tonggak penting dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan memiliki daya juang tinggi.(Red/R.T)

Related Posts: