Lantunan Sholawat Iringi Pendaftaran Rusta Miharja: Oase Kesederhanaan dalam Hiruk Pikuk Pilkades Cengkong

waktu baca 3 menit
Kamis, 10 Sep 2026 12:25 0 42 Teguh Brawijaya

KARAWANG, inapirasirakyat.id — Sebuah pemandangan yang tak biasa sekaligus menyentuh hati terjadi di Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, pada Kamis (10/9). Di tengah riuh rendah suhu politik desa, hadir sebuah prosesi pendaftaran yang sarat akan makna spiritual dan kekeluargaan. Rusta Miharja, sosok Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang karib disapa “RT Aja”, resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Kepala Desa Cengkong.

Alih-alih pamer kekuatan politik konvensional, pendaftaran Rusta Miharja ditandai dengan kesyahduan yang mendalam. Ratusan pendukung, relawan, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat mengantarkan langkahnya dengan iringan lantunan sholawat yang bergema, menciptakan suasana yang mampu membuat siapa saja yang mendengarnya merinding. Antusiasme warga begitu memuncak, menyebabkan ruas jalan menuju lokasi sekretariat dipenuhi massa yang tumpah ruah demi memberikan dukungan.

Momen puncak yang paling menguras air mata adalah kehadiran kedua orang tua Rusta. Meski raga mereka sudah mulai rapuh dimakan usia, langkah kaki mereka tetap teguh demi mengantarkan sang putra menuju nawaitu mulianya. “Subhanallah, ini adalah bukti cinta dan rida orang tua yang tak terhingga,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan momen haru tersebut.

Rusta Miharja bukanlah figur asing di Desa Cengkong. Bertahun-tahun lamanya, ia telah mengabdi sebagai PSM, sebuah jabatan yang menuntutnya berdiri paling depan dalam menyelesaikan persoalan sosial warga. Mulai dari membantu warga kurang mampu, mendampingi penyandang disabilitas, hingga memfasilitasi berbagai bantuan sosial. Kedekatannya yang natural dan tanpa sekat dengan seluruh lapisan masyarakat akar rumput inilah yang membuatnya dicintai.

“Saya ini hanyalah seorang pekerja sosial desa. Tugas saya selama ini adalah melayani dengan hati. Hari ini, saya memberanikan diri untuk melangkah ke ranah pimpinan desa, bukan karena nafsu kekuasaan, melainkan karena ingin cakupan pengabdian saya lebih luas,” ungkap Rusta dengan nada bicara yang rendah hati, usai menyerahkan berkas pendaftaran.

“Saya adalah ‘RT Aja’, orang yang sederhana dan apa adanya. Saya sadar tidak memiliki segalanya, namun saya memiliki niat tulus yang tak ternilai. Terima kasih kepada warga yang telah mengiringi saya dengan doa dan sholawat, ini adalah anugerah terbesar. Jika Allah merestui dan warga mempercayakan kepemimpinannya, saya siap menjadi pelayan, bukan penguasa di Desa Cengkong,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Di balik sosoknya yang sederhana, ada dukungan kuat dari sang istri yang setia mendampingi dalam setiap jejak pengabdiannya. Ia turut hadir di lokasi pendaftaran, memberikan dukungan moral dan doa yang dipanjatkan langsung.

“Sebagai istri, saya mengetahui persis betapa kerasnya suami saya bekerja sebagai PSM Desa, tak kenal siang malam mengurusi kebutuhan warga. Saya hanya bisa bersimpuh memohon kepada Allah SWT, semoga niat baik dan tulus suami saya untuk Desa Cengkong dimudahkan. Kami memohon doa dan restu dari seluruh warga untuk ‘RT Aja’,” tutur sang istri dengan mata berkaca-kaca, mencerminkan kerendahan hati dan keyakinan.

Dengan resminya Rusta Miharja mendaftar, Pilkades Desa Cengkong dipastikan akan menjadi ajang kontestasi yang dinamis. Kehadiran sosok dari kalangan pekerja sosial yang memiliki basis dukungan akar rumput yang sangat kuat, dinilai menjadi harapan baru bagi warga yang mendambakan pemimpin yang benar-benar memahami, merakyat, dan melayani dengan tulus.

Red/Sopandi

Related Posts: