Kisah Cinta dan Pengorbanan: Megawati “Megatron” Tinggalkan Korea Demi Ibu Tercinta!

waktu baca 3 menit
Selasa, 15 Apr 2025 02:42 0 600 REDAKSI

Internasional, inspirasirakyat.id  – Dunia voli Korea Selatan dibuat terkejut sekaligus terharu dengan keputusan bintang Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi. Pemain yang dijuluki “Megatron” ini resmi mengakhiri kontraknya dengan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, tim yang baru saja dibawanya melaju hingga babak final Liga Voli Korea 2024. Bukan tanpa alasan, kepulangan Megawati ke Tanah Air didasari oleh bakti seorang anak kepada ibunda yang sedang sakit. (15/04/2025)

Keputusan berat ini diungkapkan oleh sang agen, seperti dilansir dari Yonhap News dan dikutip oleh Tribunjateng.com. “Mega sangat ingin bertahan. Tapi dia memutuskan untuk pulang karena ingin lebih dekat dengan ibunya. Itu keputusan yang tidak mudah,” ujarnya. Pengorbanan Megawati ini sontak menyentuh hati banyak penggemar voli, baik di Indonesia maupun Korea Selatan.

Momen perpisahan Megawati di Bandara Internasional Incheon menjadi pemandangan yang mengharukan. Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, tak kuasa menahan air mata saat memeluk erat Megawati. Pelukan hangat juga diberikan kepada kekasih Megawati, Dio Novandra, yang turut mengantarkan kepulangannya.

Kesedihan Ko Hee-jin menjadi bukti betapa berartinya sosok Megawati bagi tim Red Sparks. Lebih dari sekadar pemain andalan dengan smes-smes mematikannya, “Megatron” telah membawa semangat baru dan perubahan signifikan bagi tim. “Kalau peraturan KOVO berubah, mari kita bekerjasama lagi di Red Sparks,” ujar Ko Hee-jin dengan suara bergetar. “Sepertinya saya tidak akan pernah mendapatkan pemain seperti Mega lagi. Dia luar biasa, bukan cuma secara teknik, tapi juga dalam membawa semangat untuk tim. Red Sparks bisa sampai final juga karena ada Mega,” lanjutnya penuh kekaguman.

Selain alasan keluarga, kondisi fisik Megawati yang kurang prima juga menjadi pertimbangan kepulangannya. Sepanjang babak final Liga Voli Korea, terungkap bahwa “Megatron” bermain dengan menahan sakit akibat cedera otot kaki yang dideritanya sejak leg pertama. Puncaknya terjadi di set kelima leg terakhir yang penuh tensi, di mana Megawati akhirnya harus ditarik keluar lapangan demi keselamatannya. Keputusan berat ini diambil oleh Ko Hee-jin, menunjukkan betapa besar perhatian tim terhadap kondisi pemain andalannya.

Kini, Megawati akan fokus menjalani pemulihan cedera otot kaki dan bahunya di Surabaya. Meskipun harus mengakhiri musim dengan status runner-up, kiprahnya di Liga Voli Korea 2024 telah menorehkan tinta emas dalam sejarah. Ia tidak hanya berhasil menembus ketatnya liga profesional Korea, tetapi juga berhasil memenangkan hati para penggemar dan rekan setimnya dengan kepribadiannya yang hangat dan semangat juangnya yang membara.

Kepergian Megawati meninggalkan kesan mendalam bagi Red Sparks dan seluruh pecinta voli di Korea Selatan. Namun, keputusan mulianya untuk mendampingi sang ibu membuktikan bahwa di balik gemilangnya karier, terdapat cinta dan bakti keluarga yang tak ternilai harganya. Kita berharap Megawati segera pulih dan dapat kembali mengukir prestasi di kancah voli internasional. ( Red )

Related Posts: