KARAWANG, inspirasirakyat.id – Di tengah arus modernisasi yang kerap mengikis nilai-nilai kebersamaan, semangat gotong royong di Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, justru kembali bangkit.
Suasana Jumat pagi yang biasanya tenang, pada 29 Agustus 2025, berubah menjadi momen kebersamaan yang penuh makna. Ratusan warga dari empat dusun—Sukajaya 1, Sukajaya 2, Kerajaan A, dan Kerajaan B—bersatu padu, bahu-membahu dalam kegiatan rutin Jumat Bersih (Jumsih).
Menurut Gunawan, kegiatan Jumsih memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar membersihkan lingkungan. “Gotong royong sekarang sudah mulai punah. Maka dari itu, melalui kegiatan Jumsih ini kita ajak masyarakat untuk kompak, bareng-bareng menjaga kebersihan,” ujarnya.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jabar BERSEKA, yang bertujuan menanamkan kesadaran pentingnya lingkungan yang Bersih, Sehat, Kayungyun, Asri, Hijau, Nyaman, dan Berkelanjutan. Gunawan menambahkan, semangat kebersamaan ini juga diharapkan menular ke aspek lain, seperti musyawarah untuk menyelesaikan masalah. “Kalau ada masalah, mari dibawa ke musyawarah. Insya Allah selalu ada jalan keluar yang baik,” tambahnya.
Seluruh kegiatan Jumsih ini dipusatkan di Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang. Lokasi yang menjadi titik utama adalah sepanjang solokan dan parit yang membelah empat dusun, memastikan area vital tersebut bebas dari sumbatan.
Dengan semangat kebersamaan yang kembali hidup, Desa Kemiri berhasil menunjukkan bahwa menjaga kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga cerminan dari kekompakan sebuah komunitas. Kegiatan Jumsih ini tidak hanya menghasilkan lingkungan yang bersih, tetapi juga memupuk kembali nilai-nilai luhur yang menjadi pondasi kokoh bagi masyarakat Desa Kemiri. Melalui langkah sederhana ini, mereka membuktikan bahwa tradisi gotong royong tak akan pernah punah, justru semakin mengakar kuat di tengah dinamika zaman. (Red/Bunshal)