KARAWANG, Inspirasirakyat.id – Sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat sipil (civil society) dalam menjaga stabilitas politik akar rumput, ormas Pemuda Pancasila (PP) dan GMPI ,Karangtaruna bersinergi melakukan pengawasan partisipatif pada tahapan pengambilan nomor urut calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Batujaya, Kabupaten Karawang. Langkah proaktif ini diambil guna memastikan seluruh proses elektoral tingkat desa berjalan secara adil, aman, dan tertib.
Dinamika kontestasi pemilihan anggota BPD periode 2026–2034 kali ini mencatat lonjakan antusiasme publik yang cukup signifikan. Meningkatnya tensi politik lokal tersebut memunculkan perhatian khusus terkait potensi fragmentasi sosial dan gesekan antarwarga. Oleh karena itu, keterlibatan ormas dalam pengawalan ini berfungsi sebagai instrumen pendingin (cooling system) di tengah tingginya kompetisi.
”Kami hadir secara kolektif untuk mengawal kondusivitas wilayah. Fokus utama kami adalah memastikan dinamika demokrasi desa ini tidak terdistorsi oleh konflik internal, sehingga seluruh tahapan berjalan sukses dan bermartabat,” tegas perwakilan tim pengawas gabungan ormas di lokasi kegiatan ujar Nanang Sopyan pengurus PAC kecamatan Batujaya
Kedua organisasi kemasyarakatan tersebut menggarisbawahi komitmen independensi dan netralitas kelembagaan sepanjang berlangsungnya proses suksesi kepemimpinan desa ini, tanpa memihak pada figur maupun faksi politik mana pun.
Penetapan nomor urut ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi lahirnya representasi masyarakat desa yang kredibel. Siapa pun figur yang terpilih nantinya dituntut untuk menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan ideal—siddiq, amanah, dan fathonah—serta patuh pada koridor regulasi yang berlaku. Sebagai perwujudan lembaga legislatif desa, BPD diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam merumuskan kebijakan publik yang selaras dengan akselerasi pembangunan nasional.
Teguh Brawijaya