KARAWANG, Inspirasirakyat.id– Dalam upaya akselerasi pemerataan ekonomi daerah, Komisi I DPRD Kabupaten Karawang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membedah urgensi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai kolaborasi industrial berbasis desa, Rabu (14/1).
Inisiasi ini mengusung skema kemitraan strategis, di mana sektor industri diposisikan sebagai “orang tua asuh” bagi desa-desa di sekitarnya. Fokus utama dari kebijakan ini adalah membedah solusi atas ketimpangan ekonomi yang masih membayangi wilayah Karawang Utara.
Ketua Komisi I DPRD Karawang, Asep Saepudin Zuhri, menegaskan bahwa draf Raperda ini merupakan langkah awal yang progresif. Ia menggarisbawahi bahwa konsep “Satu Desa Satu Pabrik” tidak merujuk pada pembangunan fisik manufaktur di setiap desa, melainkan sebuah integrasi kemitraan.
Konsep ini adalah bentuk sinergi. Bukan berarti membangun satu pabrik di tiap desa secara harfiah, melainkan menciptakan hubungan desa binaan di mana perusahaan hadir sebagai katalisator pembangunan ekonomi lokal,” ujar Asep.
Guna memastikan regulasi ini memiliki landasan hukum dan kajian sosiologis yang kuat, Komisi I turut melibatkan berbagai pihak lintas sektor dalam pembahasan awal, di antaranya:
- Tim Kajian Universitas Buana Perjuangan (UBP): Memberikan tinjauan akademis dan data empiris.
- Bagian Hukum Setda Karawang: Memastikan keselarasan draf dengan regulasi di atasnya.
- Karawang Budgeting Control (KBC): Sebagai representasi pengawasan publik terhadap transparansi dan implementasi anggaran.
Langkah ini dinilai mendesak mengingat tingginya angka pengangguran di wilayah utara Karawang. Melalui skema “Orang Tua Asuh,” diharapkan perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun pengembangan potensi ekonomi desa yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Dengan pematangan Raperda ini, DPRD Karawang optimistis dapat menciptakan iklim investasi yang lebih inklusif, di mana kemajuan industri berbanding lurus dengan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput. (Edt/jiovanny.k)
Source: Tv berita.co.id