Mengusung Paradigma Pembangunan Agraris, Rahmat Hidayat Sinyo Deklarasikan Kesiapan Kontestasi Pilkades Sumberja

waktu baca 2 menit
Kamis, 30 Jul 2026 07:28 0 73 Teguh Brawijaya

BEKASI , Inspirasirakyat. Id//Inspirasirakyat.id//Dinamika tata kelola pemerintahan tingkat desa di Desa Sumberja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, memasuki babak baru dengan hadirnya wacana pembangunan berorientasi rekonstruksi ekonomi lokal. Rahmat Hidayat Sinyo secara resmi menyatakan kesiapannya untuk berlaga dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sumberja, dengan membawa narasi strategis yang menitikberatkan pada penguatan sektor agraris dan modernisasi infrastruktur irigasi.

​Revitalisasi Agraris dan Optimalisasi Hidro-Infrastruktur
​Dalam perspektif sosio-ekonomi lokal, sektor pertanian diposisikan sebagai backbone atau tulang punggung utama kedaulatan ekonomi masyarakat Desa Sumberja. Rahmat menegaskan bahwa akumulasi kesejahteraan warga tidak dapat dipisahkan dari intervensi kebijakan publik yang berpihak kepada para produsen pangan riil. Oleh karena itu, kerangka kerja yang ditawarkannya tidak sekadar berfokus pada efisiensi birokrasi administratif, melainkan menyentuh esensi pemberdayaan ekonomi struktural.

​Salah satu fokus krusial yang diusungnya adalah revitalisasi dan efisiensi tata kelola air. Menyadari bahwa ketersediaan pasokan air merupakan variabel vital yang memengaruhi presisi produktivitas lahan, penataan saluran irigasi dipandang sebagai instrumen prioritas mendesak. Pembenahan jaringan hidro-teknis secara berkesinambungan diharapkan mampu menekan depresiasi hasil pertanian sekaligus mengoptimalkan crop yield (imbal hasil panen) secara sistematis.

​Sintesis Keberlanjutan dan Transformasi Tata Kelola.

​Dengan memadukan prinsip keberlanjutan (continuity) dan pembaruan (change), Rahmat menekankan pentingnya pendekatan berbasis sintesis kebijakan.

Program-program strategis dari periode terdahulu yang dinilai efektif akan tetap dipertahankan, sembari melakukan evaluasi serta penataan ulang (structural refinement) pada sektor-sektor yang memerlukan pembenahan mendasar.

​”Ke depan, formulasi pembangunan desa harus bertumpu pada konsolidasi program yang telah teruji, diselaraskan dengan pembenahan komprehensif pada sektor pertanian dan saluran irigasi. Hal ini krusial agar eskalasi hasil panen berbanding lurus dengan terwujudnya kesejahteraan substansial bagi para petani,” ujar Rahmat Hidayat Sinyo.

​Orientasi Inklusivitas dan Kemandirian Desa.

Melalui momentum pencalonan ini, Rahmat berupaya menggalang partisipasi kolektif dari seluruh strata masyarakat untuk mewujudkan paradigma tata kelola desa yang progresif, mandiri, dan berkeadilan sosial. Ia menegaskan komitmennya untuk mengarusutamakan kepentingan publik, pemerataan redistribusi pembangunan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi seluruh warga Desa Sumberja.

Arab

Related Posts: