Karawang, inspirasirakyat.id– Suasana damai Dusun Rengasjaya 1, Desa Rengasdengklok Selatan, Kabupaten Karawang, seketika berubah mencekam menyusul kabar hilangnya seorang warga yang diduga tenggelam di sebuah empang. Korban, yang diketahui adalah Ketua RT setempat, hingga berita ini diturunkan pada Senin (27/10/2025) malam, masih dalam pencarian intensif.
Ketua RT bernama Takwadi (65 tahun), dilaporkan hilang tenggelam di sebuah empang di Dsn. Rengasjaya 1, RT. 053/012, Desa Rengasdengklok Selatan. Kejadian tragis ini terjadi saat korban hendak membuang sampah.
Kapan (When) Peristiwa Itu Terjadi?
Insiden memilukan ini terjadi pada hari Senin, 27 Oktober 2025, sekira pukul 16.30 WIB (Senja hari).
Korban adalah Takwadi, pria berusia 65 tahun, yang sehari-hari menjabat sebagai Ketua RT di Desa Rengasdengklok Selatan. Korban diketahui beralamat di Dsn. Rengasjaya 1, RT. 050/11. Saksi mata di lokasi adalah Adang dan Dede Kurnia.
Menurut keterangan saksi, peristiwa bermula ketika Saksi 2, Dede Kurnia, melihat korban Takwadi sedang membawa becak menuju empang untuk membuang sampah. Tak lama kemudian, Saksi 1, Adang, yang saat itu sedang memotong rumput di sekitar lokasi, mendengar suara minta tolong yang samar dan melihat seperti ada seseorang yang tenggelam.
Saat Saksi 1 bergegas mendekat ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), ia hanya menemukan becak milik korban dan sandal yang tergeletak di tepi empang. Korban Takwadi sudah tidak terlihat. Saksi 1 kemudian segera meminta bantuan warga untuk melakukan pencarian di sekitar area empang.
Lokasi tenggelamnya korban berada di sebuah empang yang berlokasi di Dusun Rengasjaya 1, RT. 053/012, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.
Diduga kuat korban terperosok atau jatuh ke dalam empang saat membuang sampah, dan karena faktor usia serta kondisi fisik, korban kesulitan menyelamatkan diri. Hingga malam hari, korban Takwadi belum berhasil ditemukan. Pihak berwenang dan tim pencarian (diduga melibatkan BPBD/Tim SAR setempat) telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian lebih lanjut di sekitar empang dan saluran air terkait, berpacu dengan waktu sebelum kondisi malam hari semakin menyulitkan upaya penyelamatan.
Kabar ini menimbulkan duka mendalam bagi warga Rengasdengklok Selatan, yang berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.(Red)