Melestarikan Kesejahteraan: Yayasan Agishna Merawat Warisan Pertanian Sunda di Karawang

waktu baca 2 menit
Selasa, 5 Agu 2025 03:51 0 272 REDAKSI

Karawang, Inspirasirakyat.id – 4 Agustus 2025, Yayasan Agishna Zambrud Khatulistiwa mengadakan sebuah inisiatif penting untuk melestarikan dan merevitalisasi warisan pertanian leluhur Sunda. Bertempat di SMK Pratama Mulya, Ciampel – Karawang.

yayasan ini menyelenggarakan sosialisasi yang bertajuk “Sistem Pertanian Ekuilibrium Ekologi Basis Kebudayaan Sunda.” Acara ini bertujuan untuk mengkonsolidasi dan merekonsiliasi kekayaan intelektual agronomi komunal Sunda di tengah transisi dari pertanian subsistem tradisional ke pertanian komersial.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan ini, termasuk perwakilan kelompok tani, aktivis, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap pelestarian kearifan lokal. Narasumber yang dihadirkan pun tidak main-main, terdiri dari akademisi ternama dari Universitas UBP dan UNSIKA Karawang, serta budayawan lokal yang mumpuni.

Mendorong Pertanian Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Fera Nuraprianti S.Pd, selaku ketua pelaksana, menekankan pentingnya kembali ke metode pertanian tradisional.

Ia menyampaikan bahwa seiring dengan pesatnya modernisasi, cara-cara bertani leluhur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan mulai tergerus. “Kami ingin terus mengembangkan metode bertani secara tradisional di wilayah Karawang, karena metode lama sudah hampir tergerus oleh zaman modernisasi,” ujarnya.

Sosialisasi ini tidak hanya fokus pada teknik pertanian, tetapi juga menyoroti pentingnya Rekognisi Pola Tanam Padi Budaya Leluhur Sunda sebagai sebuah kekayaan intelektual yang harus dipertahankan. Pola tanam ini diyakini mampu menciptakan keseimbangan ekologi yang lebih baik dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Senada dengan hal itu, Amar S.Pd, seorang budayawan Karawang, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memajukan kebudayaan di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Karawang.

“Program dari Kementerian Kebudayaan Wilayah IX Jawa Barat ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Karawang agar bisa menjalankan apa yang menjadi program pusat,” ungkapnya.

Dengan menyasar para petani dan juga kaum milenial, Yayasan Agishna berharap sosialisasi ini dapat mengena dan membangkitkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga warisan budaya dan lingkungan melalui cara bertani yang bijak. (Red/A Ridwan)

Related Posts: