Kerusuhan Pecah di Lapas Narkotika Muara Beliti, Napi Kuasai Seluruh Ruangan dan Keluhkan Penindasan

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Mei 2025 03:50 0 183 REDAKSI

MUARA BELITI, inspirasirakyat.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, dilanda kerusuhan pada Kamis (8/5/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Para narapidana berhasil menguasai seluruh ruangan Lapas dan menyuarakan keluhan mereka terkait penindasan yang kerap dialami selama menjalani hukuman melalui pengeras suara.

Aparat gabungan dari Batalyon Pelopor B Petanang, Polres Musi Rawas, dan Polres Lubuk Linggau segera diterjunkan untuk mengendalikan situasi. Namun, upaya petugas sempat dihalangi dengan lemparan batu dari dalam Lapas. Akibat kerusuhan ini, sejumlah fasilitas Lapas mengalami kerusakan. (09/05/2025)

Situasi semakin mencekam dengan munculnya asap dari dalam Lapas. Aparat bertindak tegas dengan menurunkan ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI, termasuk kendaraan taktis Brimob dan water cannon. Gas air mata ditembakkan untuk memukul mundur narapidana.

Seorang penceramah, Abdul Somad, yang hendak memberikan siraman rohani, sempat tertahan di dalam Lapas selama sekitar 30 menit akibat kerusuhan ini. Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Lapas. Jalur lalu lintas di depan Lapas sempat ditutup dan dialihkan demi keamanan.

Terkait hal ini Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKB, Prana Putra Sohe, mendesak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk segera mengambil langkah tegas terkait masalah berulang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Desakan ini menyusul kerusuhan terbaru yang terjadi di Lapas Narkotika Muara Beliti, Musi Rawas, Sumatera Selatan, pada Kamis (8/5/2025).

Prana Putra Sohe menyatakan keprihatinannya atas insiden ini, yang menambah daftar panjang masalah di Lapas. Sebelumnya, tercatat kasus tewasnya empat warga binaan akibat miras oplosan di Lapas Bukittinggi dan pesta miras narkoba oleh belasan narapidana di Lapas yang sama.

“Sangat memprihatinkan melihat kasus serupa terus berulang tanpa penanganan serius. Jika tidak ada terobosan cepat, masalah ini akan terus terjadi,” ujar Prana dalam keterangannya, Jumat (9/5/2025).

Kerusuhan di Lapas Muara Beliti diduga dipicu perlawanan narapidana saat razia barang terlarang. Prana mendesak investigasi tuntas dengan membentuk tim khusus dan meminta pemeriksaan petugas yang diduga lalai atau terlibat pelanggaran, serta pemberian sanksi tegas jika terbukti bersalah.

Mantan Wali Kota Lubuklinggau itu juga menekankan pentingnya peningkatan pengawasan, termasuk pengecekan rutin alat deteksi, dan mengevaluasi sistem pembinaan serta keamanan Lapas secara menyeluruh.

Related Posts: