KUNINGAN, inspirasirakyat.id – Warga Blok Pasir, Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, kembali dikejutkan dengan kemunculan satwa liar. Dua ekor kambing milik seorang peternak bernama Sutrisno (55) dilaporkan menjadi korban serangan macan tutul.(21/04/2025)
Menurut keterangan kepala dusun setempat, Rusnendi, insiden tragis ini terjadi pada Sabtu, 19 April 2025. Sebelum penemuan bangkai kambing dengan luka gigitan khas, warga beberapa kali melihat seekor kucing besar berkeliaran di sekitar permukiman. Diduga kuat, macan tutul tersebut berhasil masuk ke dalam kandang melalui bagian atas bangunan.
Lebih lanjut, Rusnendi mengungkapkan bahwa serangan terjadi dalam dua waktu yang berbeda, yaitu saat subuh dan menjelang Magrib. Kehilangan ternak baru disadari setelah penjaga malam kembali ke rumah masing-masing. Kandang milik Sutrisno sendiri berlokasi sekitar satu kilometer dari pusat permukiman warga.
Menanggapi kejadian ini, Ketua DPC Gerindra Kuningan, Toto Tohari, yang juga merupakan tokoh masyarakat Kecamatan Hantara, menjelaskan bahwa wilayah Tundagan, Gunungmanik, dan Bukit Citapen memang merupakan habitat alami bagi macan tutul dan macan kumbang.
“Secara geografis, kawasan ini adalah satu hamparan hutan yang menjadi rumah bagi kedua jenis kucing besar tersebut,” ujar Toto Tohari. Beliau menambahkan bahwa warga setempat seringkali menjumpai macan di sekitar perkebunan. “Saya sendiri pernah dua kali melihat macan berkeliaran di lahan perkebunan saya. Setelah diamati, ternyata macan tersebut sedang mengintai kijang,” ungkapnya.
Kejadian ini tentu menimbulkan keresahan di kalangan warga dan menjadi perhatian terkait interaksi antara satwa liar dan aktivitas manusia di wilayah Kuningan.(Red/R.T)