Karawang, inspirasirakyat.id – Komunitas otomotif Indonesia of Nissan Terano akan menggelar aksi nyata peduli lingkungan dengan mengadakan kegiatan bakti bersih pantai di Pantai Ciparage, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, pada tanggal 20 April 2025 mendatang.
Persiapan untuk kegiatan ini telah memasuki tahap akhir, di mana panitia penyelenggara melakukan pemetaan area dan koordinasi intensif dengan aparatur Desa Ciparage pada hari Sabtu (12/4/2025), tepat satu minggu sebelum pelaksanaan.
Ketua pelaksana acara, Dede, mengungkapkan bahwa inisiatif ini dilandasi oleh keprihatinan terhadap kondisi lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. “Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli kepada lingkungan, khususnya penataan dan kelestarian alam di aliran sungai hingga laut,” jelas Dede saat ditemui di sela-sela persiapan.
Lebih lanjut, Dede menyampaikan bahwa aksi bersih pantai ini akan melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. “Dalam kegiatan ini, kami dari komunitas Indonesia of Nissan Terano akan mengerahkan anggota komunitas dan menggandeng semua elemen masyarakat, khususnya di Desa Ciparage Kecamatan Cilamaya Kulon Kabupaten Karawang, untuk membersihkan sampah yang terdapat di bibir pantai sepanjang 1 KM,” ujarnya.

Diperkirakan sekitar 100 orang akan turut serta dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu, 20 April 2025 mendatang. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi modal utama dalam mewujudkan pantai yang bersih dan lestari.
Dalam kesempatan koordinasi dengan aparatur Desa Ciparage, Dede mendapatkan informasi penting mengenai sumber permasalahan sampah di pantai tersebut. “Ya, betul, hasil konfirmasi yang kami lakukan kepada pihak masyarakat setempat, pada dasarnya pihak desa untuk penanganan sampah penduduk sekitar dan wisatawan sudah tertangani dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Dede mengungkapkan temuan yang cukup mengejutkan. “Menurut hasil perbincangan dengan aparatur desa Ciparage mengenai tumpukan sampah yang ternyata berada di pinggir pantai, tidak sepenuhnya berasal dari pengunjung tempat wisata ataupun masyarakat sekitar. Hampir 80 persen sampah yang menumpuk di pinggir pantai adalah sampah kiriman dari aliran sungai,” jelas Dede.
Temuan ini mengindikasikan adanya permasalahan yang lebih luas terkait pengelolaan sampah di wilayah hulu sungai yang bermuara di Pantai Ciparage. Oleh karena itu, kegiatan bersih pantai ini diharapkan tidak hanya membersihkan area pesisir, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik di seluruh aliran sungai.
Komunitas Indonesia of Nissan Terano berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain dan masyarakat luas untuk turut berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam Indonesia, dimulai dari lingkungan terdekat. Aksi bersih pantai di Ciparage ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi semua. ( Red )
Editor : Hana Hardiana












