Tragis di Lubuklinggau: Sengketa Uang Receh Berujung Penusukan Juru Parkir

waktu baca 2 menit
Minggu, 4 Mei 2025 03:48 0 384 REDAKSI

Lubuklinggau, inspirasirakyat.id – Sebuah insiden kekerasan yang memprihatinkan terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Sabtu (3/4/2025) siang lalu. Seorang juru parkir, yang dikenal dengan sapaan akrab ‘Pak Ogah’ bernama Yan Pekong, menjadi korban penyerangan brutal oleh seorang pengemudi ojek. Akibat perselisihan yang diduga dipicu oleh permasalahan uang sejumlah Rp2.000, Yan Pekong menderita tujuh luka tusukan dan harus dilarikan ke rumah sakit.(04/05/2025)

Peristiwa nahas ini terjadi di area publik yang ramai, tepatnya di depan pusat perbelanjaan Lippo Plaza Lubuklinggau. Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Dapit, seorang pengemudi ojek yang kerap beroperasi di sekitar lokasi tersebut, terlibat adu mulut dengan korban sebelum akhirnya melakukan serangan fisik.

Menurut saksi mata, termasuk seorang rekan pengemudi ojek bernama AD, perdebatan sengit antara Yan Pekong dan Dapit disinyalir bermula dari masalah sepele terkait uang dua ribu rupiah. Situasi dengan cepat memanas, dan Dapit tanpa ampun menyerang Yan Pekong yang sedang menjalankan tugasnya mengatur lalu lintas.

Dalam konfrontasi yang disaksikan oleh sejumlah warga yang tak berani mengintervensi karena pelaku membawa senjata tajam, Dapit mengeluarkan sebilah pisau dan menusuk korban secara berulang kali. Setelah melakukan aksinya, pelaku segera melarikan diri.

Yan Pekong yang mengalami luka serius bergegas mencari pertolongan medis di Rumah Sakit Siloam Lubuklinggau. Pihak kepolisian Resor Lubuklinggau melalui Kepala Unit Reserse Kriminal, Inspektur Polisi Dua Suwarno, mengonfirmasi kejadian ini. Beliau menyatakan bahwa korban telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Lebih lanjut, AD mengungkapkan bahwa korban dan pelaku sebenarnya saling mengenal dalam keseharian pekerjaan mereka. “Mereka itu sudah saling kenal, mungkin karena ada yang jelek akhirnya berkelahi,” ujarnya, memberikan indikasi adanya potensi gesekan atau masalah yang terpendam di antara keduanya.

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif pasti di balik tindakan kekerasan yang tragis ini. Insiden ini menjadi sorotan masyarakat setempat dan menimbulkan keprihatinan mendalam terkait potensi kekerasan yang bisa dipicu oleh hal-hal yang tampak remeh.(Red/R.T)

Related Posts: