Geger! Bayi Ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah Jatirasa Tengah, Warga Sigap Selamatkan Nyawa Sang Bayi

waktu baca 3 menit
Kamis, 12 Feb 2026 02:59 0 23 admin

Karawang Barat.INPIRASIRAKYAT.ID — Warga Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, digegerkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga dibuang oleh orang tua yang tidak bertanggung jawab di area pembuangan sampah di Jalan Jatirasa Tengah RT 02 RW 08, pada Selasa (11/2/2026).

Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga setempat, Bu Entin, yang saat itu hendak membuang sampah. Ia mengaku terkejut ketika mendengar suara tangisan lirih dari tumpukan sampah. Setelah didekati, ternyata suara tersebut berasal dari seorang bayi yang tergeletak di antara sampah.

Tanpa berpikir panjang, Bu Entin langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera membawa bayi tersebut ke RSUD Karawang untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, setibanya di rumah sakit, bayi tersebut langsung ditangani oleh tim medis dan perawat yang bertugas.

“Alhamdulillah, saat ini bayi sudah dalam penanganan intensif di RSUD Karawang. Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan keberanian Bu Entin yang sigap menyelamatkan nyawa bayi tersebut,” ujar Camat Karawang Barat, Agus Somantri, saat dimintai keterangan.

Agus Somantri menyampaikan rasa prihatin dan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan membuang bayi merupakan perbuatan yang tidak manusiawi dan melanggar hukum.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa persoalan sosial harus ditangani bersama. Pemerintah kecamatan akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kepolisian, serta dinas terkait untuk menelusuri dan mengungkap pelaku yang tega melakukan tindakan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Karangpawitan, Yadi Cahyadi, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari warga. Ia memastikan bahwa lingkungan sekitar dalam kondisi kondusif dan warga turut membantu proses evakuasi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Babinsa dan unsur masyarakat lainnya. Saat ini fokus utama adalah memastikan kondisi bayi stabil dan aman. Kami juga menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang,” ujar Yadi.

Babinsa Karangpawitan, Hendrik, menyampaikan bahwa pihaknya turut mengamankan lokasi penemuan serta membantu proses pengumpulan informasi dari warga sekitar.

“Kami mengimbau kepada masyarakat apabila memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor. Kami akan mendukung penuh aparat kepolisian dalam proses penyelidikan,” kata Hendrik.

Di sisi lain, Pembina masyarakat setempat, Ujang Solihin, mengungkapkan bahwa peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi lingkungan sosial. Ia berharap ada penguatan nilai-nilai moral dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan. Kami akan mendorong kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Ujang.

Hal senada disampaikan MP Karangpawitan, Karno, yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan responsif terhadap kondisi sosial di lingkungannya.

“Kita harus lebih peka. Jika ada warga yang menghadapi persoalan berat, jangan dibiarkan sendiri. Laporkan, komunikasikan dengan RT, RW, atau pihak kelurahan agar bisa dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Peristiwa ini pun menjadi perhatian luas masyarakat Karawang. Banyak warga yang datang ke RSUD untuk memastikan kondisi bayi dan mendoakan keselamatannya. Hingga berita ini diturunkan, bayi tersebut dalam kondisi mendapatkan perawatan intensif dan terus dipantau oleh tim medis.

Pihak kecamatan dan kelurahan mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Mereka juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan pengawasan lingkungan serta memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kisah penyelamatan bayi oleh Bu Entin menjadi bukti bahwa kepedulian dan keberanian warga dapat menyelamatkan nyawa. Di tengah keprihatinan atas tindakan tak bertanggung jawab tersebut, secercah harapan muncul dari solidaritas dan rasa kemanusiaan warga Karangpawitan. Achiell/Red

Related Posts: